PADANG - Dua gerbong kereta api milik PT KA Sumbar yang mengangkut semen anjlok keluar dari rel di depan Danlanal II Teluk Bayur atau 200 meter dari pelabuhan Teluk Bayur pada pukul 13.05 WIB, Jumat (5/6/2009).
Kepala Operasi PT KA Sumbar, Busrizal di lokasi mengatakan awalnya kereta api dengan nomor 30614 ini usai membongkar semen di Teluk Bayur mau berangkat ke Indarung, perusahan Semen Padang.
"Baru sekitar 100 meter mendadak suara besi terdengar keras, ketika dilihat masinisnya Warman, ternyata gerbong 15 dan 16 keluar dari rel," katanya.
Kereta api yang nahas ini menarik 18 gerbong, namun gerbong 15 dan 16 keluar dari. "Meski demikian aktivitas ekspor semen tidak terganggu. Begitu juga dengan korban jiwa tidak ada," katanya.
Gerbong buatan PT Inka ini yang berusia 20 tahun dengan bobot 15 ton dalam kondisi kosong dan 30 ton dalam kondisi berisi semen.
"Rencananya gerbong ini akan keluar pada pukul 22.00 WIB nanti malam, dan penyebab anjloknya gerbong ini belum diketahui masih kami periksa," kata Busrizal.
Dari pantauan okezone di lapangan sekitar 12 orang dari PT KA masih berusaha mengeluarkan gerbong yang anjlok tersebut secara manual.
(fit)