BANGKALAN - Hujan lebat yang disertai angin kencang (puting beliung), petang tadi, menyebabkan puluhan warung yang berada di sekitar Terminal Bangkalan, ambruk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya berupa kerugian materi senilai puluhan juta rupiah.
Hujan lebat campur angin angin berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut, membuat pemilik warung berhamburan keluar, mencari tempat berteduh yang aman. Mereka berlari menuju tempat duduk penumpang yang berjarak sekitar ratusan meter.
"Saat hujan sudah bercampur angin kencang, kami langsung keluar, sehingga bisa selamat," ujar Soedarsono (50), pemilik warung makanan, yang mangkal di sisi utara terminal Bangkalan, Jumat (5/6/2009).
Soedarsono bercerita, datangnya hujan yang menyebabkan terjadinya puting beliung tersebut berlangsung singkat. Tiba-tiba, angin yang cukup kencang datang dari arah utara, bercampur jadi satu dengan hujan yang cukup lebat, disertai dengan dentuman petir yang menggelegar.
Akibat kejadian tersebut, beberapa orang yang berteduh, rata-rata pemilik warung, banyak yang panik. Bahkan, salah satu ada yang mengumandangka azan, dengan tujuan agar musibah tersebut cepat berlalu. Akhirnya, selang beberapa jam kemudian hujan dan angin mulai reda.
"Usai reda, puluhan warung yang ada di sini (terminal) sudah banyak yang ambruk dan rata dengan tanah," tambah Soedarsono.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Sutini (35), pemilik warung kopi, yang mangkal di terminal Bangkalan. Dia mengaku, selain warungnya ambruk, hampir seluruh barang dagangannya amblas diterjang angin. Akibat dari kejadian tersebut, dia mengaku mengalami kerugian dan kesulitan untuk membuka usahanya lagi.
"Kalau ditotal, rata-rata warung di sini sudah ambruk terkena puting beliung. Jelas ada kerugian hingga total puluhan juta rupiah," tegasnya.
Sayang, hingga berita ini diturunkan belum ada tindakan konkret dari pemerintah kabupaten (pemkab) setempat. Sebaliknya, pemilik warung yang dibantu oleh beberapa supir dan petugas tiket, terlihat bergotong royong mengangkat dan membersihkan reruntuhan bangunan.
(Subairi/Koran SI/fit)