getting time...

NEWS » News

Diduga Dianiaya Calon Suami, Seorang Gadis Tewas

Minggu, 7 Juni 2009 20:11 wib

MOJOKERTO - Malang menimpa Ike Trisnawati (18), gadis asal Dusun Pecuk, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (07/06/2009) sore ditemukan tewas di Kali Brantas Sidoarjo. Diduga kuat, korban tewas di tangan calon suaminya.

Duggan itu muncul dari pengakuan keponakan korban yang mengetahui bahwa pagi sebelumnya, Ike terlibat pertengkaran dengan dua pemuda yang menggunakan sepeda motor di dekat sungai. Malam sebelumnya, Ike juga mendapatkan pesan singkat dan pergi meninggalkan rumah hingga ditemukan tak bernyawa dengan luka memar di kepala bagian belakang, telinga serta hidung.

Suar, salah satu keponakan korban mengungkapkan, bulan depan rencananya korban akan menikah dengan calon suaminya, Djanuar Rudi, warga Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Entah karena alasan apa, tiba tiba empat hari lalu Djanuardi mengurungkan niatnya. Keluarga pun dibuat bertengkar karena itu.

"Tiba-tiba saja Djanuardi membatalkan pernikahannya. Padahal pesta pernikahan itu tinggal sebulan lagi," terang Suar.

Kanit Reskrim Poles Tarik, Aiptu Ashari mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif dibalik tewasnya gadis lulusan SMP itu. Menurutnya, di tubuh korban memang ada beberapa luka yang ditemukan. "Dimungkinkan, luka itu karena kekerasan. Kita mengamankan calon suami korban di Mapolsek Tarik untuk dimintai keterangan. Agar terungkap motifnya," terang Ashari.
(Tritus Julan/Koran SI/ded)

  • justina » 0 Tanggapan
    jangan engkau sia-siakan istri.karena itu sangat berarti bgi masa depanmu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • oscar adrianus tumiwa » 0 Tanggapan
    jangan pernah bermimpi menjadi tuan rumah Piala dunia jika lapangan sepakbola digusur menjadi taman seperti Stadion Menteng dan Kompetisi Persija diadakan dilapangan Banteng yang tidak layak mohon fasilitas lapangan dibuat penggantinya yang dapat dijangkau untuk latihan dengan menggunakan kendaraan umum dan kompetisi usia 12,15,17 harus bergulir dilapangan yang layak dan berkesinambungan untuk mencari bibit sepak bola yang handal tidak usah lagi alasan dana yang penting lapangan sepak bola dibuat sebanyak banyaknya dan jangan buat lapangan futsal lagi diatas mal seperti Mal kenari dan Stc senayan yang tidak menunjang atau menciptakan seorang pemain untuk kesebelasan nasional karena futsal hanya olah raga Fun saja dan efeknya sedikit sekali untuk kesebelasan nasional.Thx
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.