getting time...

NEWS » News

Minyak Tumpah di Laut Balikpapan Terus Diselidiki

Amir Sarifudin - Okezone
Rabu, 10 Juni 2009 23:04 wib

BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan terus menyelidiki penyebab genangan minyak berwarna hitam pekat di Pantai Balikpapan, Kalimantan Timur, sejak Minggu 7 Juni.

Minyak yang disebut warga setempat sebagai lantung (minyak mentah) ini sempat sehari menggenangi sepanjang 1,5 km pantai dan 7 km air laut di kawasan industri migas di Batakan.

Pemkot dan Kepolisian Resor Balikpapan terus menyelidiki untuk memastikan apa penyebab tumpahan minyak, jenis minyak, dan asal minyak.

Kepala Bapedalda Balikpapan, Sahrumsyah mengatakan pemerintah belum bisa menduga penyebabnya dan pemilik minyak tersebut.

"Kita tidak mampu mendeteksi sumber minyak, mentah atau bukan, dari kapal atau bisa juga fasilitas industri. Kalau kita memiliki satelit mungkin kita bisa menghitung mundur," kata Sahrumsyah saat ditemui di kantornya Jalan MT Haryono, Samarinda, Rabu (10/6/2009).

Menurutnya, langkah awal adalah pemerintah dengan BPMigas baru dengan upaya mengantisipasi pencemaran lewat pembersihan air dan pasir dari lantung. "Yang penting sekarang adalah penanggulangan dari pencemaran dulu," katanya.

Dari BP Migas, Koordinator Operasi BP Migas Kalimantan dan Sulawesi, Bahri Abbas, mengungkap fasilitas-fasilitas produksi kontraktor di bawah pengawasan BPMigas diyakini tidak ada yang bocor. Bahri mengatakan, fasilitas produksi kontraktor terdekat di kawasan tumpahan minyak itu adalah milik Total E&P Indonesie yang berada 64 km di sebelah Utara lokasi tumpahan minyak milik Chevron yang berada di 18 km di sebelah Tenggara.

"Tapi fasilitas produksi kami tak ada kebocoran. Bahkan di kejadian ini tidak diketahui apakah ini jenis crude oil atau sisa. Untuk itu harus dibawa ke laboratorium. Hasilnya bisa dalam empat hari ke depan," katanya.
(nov)