JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary mengaku mendapat ancaman dari layanan pesan singkat (SMS).
"Memang ada ancaman dari SMS," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu 10 Juni.
Hafiz mengatakan, setelah mendapat ancaman dirinya pun melaporkan kejadian itu kepada polisi. "Karena prosedurnya seperti itu, jadi saya ikuti saja," tukasnya.
Namun lebih lanjut Hafiz enggan merinci apa bunyi SMS terornya.
(nov)