JAKARTA - Pemberian cincin sebagai kenang-kenangan anggota DPR yang akan pensiun pada September mendatang belum tentu terwujud. Sebagai pelipur lara, Indonesian Corruption Watch (ICW) memberikan kado berupa cermin kepada para wakil rakyat.
"Supaya mereka bercermin dan menilai kinerjanya selama ini. Apakah sudah layak mendapat penghargaan berupa emas dan cinderamata dengan total harga Rp5 miliar," tanya Koordinator Divisi Korupsi ICW Adnan Topan Husodo kepada okezone di Jakarta, Jumat (12/6/2009).
Rencananya cermin yang berjumlah tujuh buah itu akan diberikan kepada Ketua DPR Agung Laksono siang ini diruangannya. Dalam kaitan ini, Adnan berharap agar Agung Laksono berkenan menerima perwakilan ICW. "Karena kalau orang lain tidak merepresentasikan institusi DPR," ujarnya.
Kado ICW kepada para anggota DPR sejatinya lebih bernuansa menyindir. ICW menilai para anggota DPR periode 2004-2009 belum layak mendapatkan penghargaan. Itu karena fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi yang menjadi tugas DPR tak berjalan maksimal. Ironisnya justru banyak anggota DPR yang terjerat kasus korupsi.
"Dalam lima tahun terakhir DPR penuh kasus korupsi dan tidak mampu menyuarakan aspirasi rakyat. RUU Tipikor saja masih mangkrak. Penghargaan hanya pantas diberikan bagi mereka yang memiliki jasa besar bagi bangsa dan negara," terangnya.
(ful)