JAKARTA - Puluhan veteran menyambangi seorang rekannya yang menderita sakit parah akibat terancam terusir dari rumahnya yang berada di Jalan Dharmaputra Raya, Kompleks Kostrad Kebayoran Lama. Veteran yang bernama Syahkiri itu disebutkan menderita sakit lambung dan buang-buang air.
"Ingin memberikan dukungan terhadap teman kami yang sakit karena (tempat tinggalnya) ingin digusur dikepung, seperti teroris," tukas salah seorang rekan Syahkiri, Jamzuri, Minggu (14/6/2009).
Jamzuri bersama rekan-rekan sesama veteran yang juga tinggal di Kompleks Kostrad, menyatakan kekecewaan atas kebijakan Kostrad yang akan mengusirnya. Menurutnya Kostrad tak melihat jasa yang telah dibuat dirinya bersama veteran lainnya.
"Padahal dulu kami adalah pejuang. Namun diberlakukan seperti ini. Cara ini tidak pantas. Karena seorang tambal ban saja, kalau digusur dikasih uang atau kompensasi. Ini tidak. Dalam waktu dekat kami dikeluarkan secara paksa," katanya.
Sementara Syahkiri sendiri juga menyatakan kekecewaannya, karena Kostrad tidak mengingat jasa para veteran terhadap Kostrad. "Kami kecewa. Karena Dulu kami membuat Kora I dan II yang sekarang menjadi Kostrad. Kami dulu diminta ke sini oleh almarhum (Presiden) Soeharto. Jelek-jelek begini, kami juga termasuk pendiri Kostrad," tuturnya.
Para veteran yang berkumpul di kediaman Syahkiri ini merupakan Veteran Ranting IV Kebayoran Lama tampak terharu bertemu dengan rekan-rekannya. Bahkan beberapa di antara mereka tampak menitikkan air mata.
(hri)