JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merencanakan mempercepat pelaksanaan muktamar yang sedianya dijadwalkan pada 2012.
Percepatan muktamar tersebut dimaksudkan untuk mematangkan persiapan menghadapi Pemilu 2014.
Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengatakan, ide percepatan muktamar tersebut dilatarbelakangi hasil evaluasi terhadap persiapan menghadapi Pemilu 2009 lalu. Menurut dia, jeda waktu dua tahun antara pelaksanaan muktamar dengan pemilu kurang efektif untuk memaksimalkan konsolidasi partai.
"Itu (percepatan muktamar) gagasan saya. Cuma kan gagasan ketua umum harus mendapat persetujuan karena istilah muktamar dipercepat tidak ada dalam AD/ART," kata Suryadharma di sela-sela Istighosah Kubro dan Silaturahim Alim Ulama dan Pimpinan Majelis Taklim PPP di Tennis Indoor, Senaya, Jakarta, Minggu (14/6/2009).
Menteri Negara Koperasi dan UKM ini menambahkan, meskipun tidak diatur dalam AD/ART, pelaksanaan muktamar bisa dipercepat jika ada persetujuan dari DPP dan DPW. Karena itulah, pihaknya akan membawa gagasan tersebut dalam rapat DPP.
Selanjutnya, jika gagasan itu disetujui DPP maka tinggal dibawa pada musyawarah kerja nasional (Mukernas) pada akhir Juli.
"Normalnya memang tahun 2012, tapi saya usulkan maksimal akhir Januari 2011 muktamar sudah digelar, sehingga cukup waktu untuk persiapan pemilu," ujar mantan Ketua Umum PB PMII ini.
(Ahmad Baidowi/Koran SI/lam)