getting time...

NEWS » News

55 Siswa SMA di Depok Tidak Lulus

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Senin, 15 Juni 2009 13:01 wib

DEPOK - Sebanyak 55 orang siswa, atau 1,08 persen dari 5.500 siswa sekolah menengah atas (SMA) di Depok dinyatakan tidak lulus ujian nasional. Tiga orang di antaranya adalah siswa dari sekolah unggulan, SMA Negeri 1 Depok.

Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Nasional Depok Otong Hariyanto, akan mengevaluasi pihak sekolah yang siswanya tidak lulus.

"Kami akan mengevaluasi sekolah, mengapa masih ada siswa yang tidak lulus, dan di mata pelajaran apa saja," ungkapnya kepada wartawan di Depok, Senin (15/6/2009).

Menurutnya, kelulusan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya yang hanya 96,34 persen. Saat ini, ada 48 SMA di Depok, enam di antaranya adalah SMA negeri.

Pengumuman nama-nama siswa yang lulus akan diketahui besok. Dinas pendidikan baru saja memplenokan hasil kelulusan dan menyebarkan ke semua sekolah.

Menurut Otong, SMAN 1 Depok sebagai sekolah unggulan tidak lulus 100 persen. Sedangkan dua SMA unggulan lainnya, SMAN 2 Depok dan SMAN 3 Depok, mencatat kelulusan 100 persen tahun ini.

Kepala Sekolah SMAN 1 Depok Achmadi mengatakan, tiga orang yang tidak lulus tersebut terdiri dari dua siswi dan satu siswa. "Mereka tidak mencapai rata-rata 5,5, dan rata-rata mereka jatuh di matematika dan fisika," jelasnya saat ditemui di sekolahnya, Jalan Nusantara, Depok I.

Mengenai citra sebagai sekolah unggulan, Achmadi mengatakan pihaknya realistis saja menerima kenyataan. Bagi siswa yang tidak lulus, pemberitahuan pihak sekolah akan disampaikan langsung ke rumahnya.

"Supaya mereka tidak minder," tukasnya.

Achmadi mengatakan, ketiga siswanya akan diimbau mengikuti ujian Kejar Paket C yang akan digelar pada 23-26 Juni mendatang. "Mudah-mudahan ini memberikan semangat bagi mereka, karena Paket C juga bisa digunakan untuk masuk ke perguruan tinggi," pungkasnya.
(nov)

  • Hadazam » 0 Tanggapan
    SMAN 1 Depok yang kwalitas rata2 muridnya paling unggul di Dpk aja berani tidak meluluskan 3 siswa/i nya sesuai realita,kenapa SMAN 3 Depok yang kwalitas siswa/i nya jauh dibawah SMAN 1 dipaksakan selalu harus lulus 100% selama 4 tahun berturut-turut? Ini suatu keganjilan yang sangat nyata yang harus diselidiki dan ditindak tegas pelaku2 birokrat yang terlibat. Efek negatip bagi siswa/i dan guru2 SMAN 3 sudah kelihatan, mereka jadi berkurang semangat belajar dan bekerja karena toh nantinya pasti lulus 100%. Jelas2 ini sangat tidak mendidik dan memuakkan.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • akatsuki » 0 Tanggapan
    Black truth jauh lebih baik daripada white lie
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Leli » 0 Tanggapan
    Bagaimana menghilangkan rasa BOSAN?????
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yuda » 0 Tanggapan
    wah, apakah berita yg demikian seperti itu benar?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.