Diperiksa, 6 Pengendara Moge Tak Mengaku Aniaya Edwin

|

JAKARTA -  Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pengendara motor gede (moge) terhadap Edwin Sudibyo (51) di Puncak 24 Mei 2009 silam telah dilimpahkan ke Polres Bogor.

"Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres Bogor hari ini," kata Kapolsek Cisarua AKP Happy Hanafi saat dihubungi okezone, Senin (15/6/2009).

Menurut Happy, pihaknya sudah memeriksa enam orang pengendara motor gede yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Edwin Sudibyo itu.

Namun, terang Happy, tidak ada satupun pengendara moge itu yang mengaku telah melakukan penganiayaan. Keenam pengendara moge itu diperiksa setelah polisi memanggil ketua perkumpulannya. Para pengendara yang diperiksa ini saat peristiwa terjadi tertinggal di belakang.

"Kami sudah lakukan pemeriksaan. Kami memanggil ketuanya dan diperoleh informasi saat peristiwa enam pengendara itu tertinggal di belakang," jelas Happy.

Demikian tidak ada satupun yang mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap Edwin. Sebab itu pihaknya akan melakukan konfrontir antara korban dan para pengendara motor itu.

"Kami akan konfrontir. Saat ini keenam pengendara itu masih berstatus saksi," jelasnya.

Penganiayaan yang dialami Edwin itu terjadi ketika dia bersama keluarga hendak turun dari arah Puncak pada 24 Mei 2009 sekira pukul 14.00 WIB. Ketika itu polisi memberlakukan jalan satu arah, dan mobil Nissan X-Trail miliknya dianggap menghalangi para pengendara moge.

Menurut Happy, diduga para pengendara moge itu tersinggung dengan Edwin sehingga mereka memberhentikan mobil korban dan memukul kaca mobil spion hingga rusak. Edwin pun tak luput dari pukulan.

Happy mengaku para pengendara moge itu tengah melakukan touring dalam naungan perkumpulan moge di Bogor. "Mereka dari Bogor," terang Happy tanpa menyebut nama organisasinya.

(fit)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bawa Golok, Tiga Pelajar Diciduk Polisi