TEGAL - Tragis! Seorang suami nekat bunuh diri usai menganiaya istrinya. Aksi ini dilakukan Sumardi (50), warga Kelurahan Cabawan, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Minggu 14 Juni 2009 malam sekira pukul 19.00 WIB. Ayah tujuh anak ini tewas dengan luka bacokan di kepala. Peristiwa ini diduga karena Sumardi mengalami depresi akibat tekanan ekonomi.
Sebelum bunuh diri, Sumardi terlibat percekcokan dengan istrinya, Dairah (45). Korban kemudian menganiaya istrinya hingga mengalami luka lebam di bagian wajah dan dada akibat diinjak-injak. Melihat istrinya tak berdaya, Sumardi masuk ke kamar sambil membawa pisau dan linggis lalu menikam kepalanya sendiri.
Ironisnya, aksi ini dilakukan di depan kedua anak korban yang masih balita, Hadi (5) dan Eka (4). Sedangkan, istri korban hingga Senin (15/6/2009) ini kemarin masih menjalani perawatan intensif di Bangsal Lavender RSUD Kardinah Tegal.
Kerabat korban Tarisi (40) mengaku tidak tahu persis kejadian tersebut. Dia hanya mendengar dua anak korban menangis dan istri korban ke luar rumah sambil berteriak minta tolong. "Saya tidak tahu persis kejadiannya. Tiba-tiba Dairah ke luar sambil teriak minta tolong. Setelah itu, tetangga pada datang dan masuk ke rumah. Tapi, korban sudah meninggal dengan kepala penuh darah," katanya.
Menurut dia, dua hari sebelum peristiwa itu terjadi Sumardi diketahui bertingkah laku aneh dan terus mengurung diri di kamar. Sumardi juga sering marah-marah terjadap istrinya. "Sejak dua hari dia (Sumardi) ada sedikit kelainan dan tidak seperti biasa. Dia terus mengurung diri di kamar suka marah-marah. Kemungkinan depresi karena sudah lama menganggur," ujarnya.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.