SURABAYA - Selain lampu dan baut yang hilang, ternyata ada juga aksi perusakan yang dianggap membahayakan. Ini terungkap dari laporan resmi kontraktor China.
"Mengenai soal kehilangan memang ada report kontraktor China. Mereka menyampaikan kepada kami jika beberapa baut dan 42 lampu untuk pemeliharaan sepanjang mainspan telah hilang (dissapear)," kata Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V, AG Ismail, Selasa (16/6/2009).
Selain kehilangan properti tersebut, ternyata ditemukan juga perusakan oleh pengguna jembatan Suramadu yang menggores-gores cabel stay dengan pisau.
"Mereka mungkin mau kasih tanda love. Tapi ini sangat membahayakan. Kelihatannya hanya iseng tapi dampaknya sangat berbahaya. Karena nyawanya jembatan ini ada di cable stay ini," ujar Ismail.
Diakui Ismail, secara material bahan cable stay ini tidak akan putus jika cuma digores-goreskan dengan pisau. Tapi indikasi adanya pengguna jembatan Suramadu yang membawa pisau sangat membahayakan.
(lsi)