getting time...

NEWS » News

Polemik Vaksin Meningitis Bingungkan Calon Haji

Rabu, 17 Juni 2009 15:36 wib

YOGYAKARTA - Polemik mengenai halal atau haramnya vaksin meningitis ternyata cukup membingungkan bagi para calon jamaah haji di sebagian daerah seperti Yogyakarta. Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji, Zakat, dan Wakaf Kanwil Depag DIY Drs Muhammad mengakui banyak para calon jamaah haji asal Yogyakarta yang menanyakan kepastian hal itu ke Kanwil Depag.

"Calon jamaah haji memang sempat bingung dan tanya ke kita soal vaksin meningitis apakah halal atau haram," ujar Muhammad di kantornya, Rabu (17/6/2009).

Agar tidak menjadikan kebingungan berkelanjutan Muhammad berharap agar MUI bisa segera mengeluarkan fatwa mengenai vaksin meningitis tersebut. Sebab, pengalaman sebelumnya MUI masih membolehkan penggunaan vaksin itu. Apalagi dari pihak Depkes jauh hari telah menjelaskan bahwa vaksin meningitis yang berasal dari AS ini sama sekali tidak bersinggungan dengan binatang baik babi atau pun sapi.

"Dulu kan MUI masih membolehkan pakai vaksin ini tapi mungkin ada temuan baru. Sebaiknya memang segera dikeluarkan fatwa biar tak membuat bingung banyak pihak. Apalagi dulu MUI juga membolehkan sebelum ada temuan baru itu," ujarnya.

Sementara itu untuk jumlah calon jamaah haji asal Yogyakarta yang tahun ini akan berangkat haji imbuh Muhammad berjumlah 3.068 orang jamaah dan berasal dari kabupaten yakni Bantul, Sleman, Gunungkidul, Kulon Progo serta Kota Yogyakarta.

Seperti diketahui MUI akan bersidang mengenai vaksin meningitis ini pekan depan. Hal ini dilakukan karena waktu pemberangkatan para calon jamaah haji sudah semakin dekat sementara itu belum ada ketetapan halal-haram vaksin meningitis yang dalam proses pembuatannya diduga melibatkan unsur babi.
(Satria Nugraha/Trijaya/ahm)