getting time...

NEWS » News

Meski Dekat, PKS Tak Giring KAMMI Dukung SBY

Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone
Jum'at, 19 Juni 2009 10:58 wib

JAKARTA - Pemecatan Ketua Umum dan Sekjen Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dinilai sarat muatan politis karena organisasi kemahasiswaan itu dianggap memiliki kedekatan secara psikologis dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Terkait unsur kedekatan KAMMI dan PKS dibenarkan Ketua DPP PKS Fitra Arsil. Menurut dia, wajar saja jika KAMMI kerap dikaitkan dengan PKS.

"Tapi soal intervensi itu nggak ada. Harus dilihat, landasan bagaimana PKS masuk ke KAMMI," ujar Fitra kepada okezone, Jumat (19/6/2009).

Selain itu, dia juga membantah pemecatan Rahman Toha dan Fikri Aziz dikarenakan mereka mendukung pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan bukan mendukung pasangan capres-cawapres lain.

"Bisa saja karena banyak mantan KAMMI menjadi pendukung SBY sementara deklarasi itu kan mendukung Prabowo. Mereka juga kan tidak pernah digiring untuk mendukung SBY," tegasnya.

Seperti diketahui, Ketua Umum dan Sekjen KAMMI dipecat oleh MPP KAMMI karena keduanya menghadiri undangan deklarasi Pelajar Pemuda Mahasiswa mendukung Mega-Pro sebagai pasangan capres-cawapres, pada 10 Juni lalu.

Hal itu dinilai melanggar aturan organisasi yang menjunjung tinggi independensi KAMMI sebagai organisasi kemahasiswaan.


(lam)

  • Haffizul Ummah » 0 Tanggapan
    Saya tidak percaya tidak ada [pemain dibelakang layar! ini pasti ada skandal yang tidak sehat
    Beri Tanggapan Laporkan
  • fbiui » 0 Tanggapan
    niat itu bisa diucapkan atau hanya dalam hati. Niat yang baik dan dilaksanakan 2 pahala, niat yang baik tidak dilaksanakan 1 pahala, niat jelek dan tidak dilaksanakan 1 pahala, sedangkan niat jelek dan dilaksanakan 1 dosa. "semua kembali kepada niat"
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.