getting time...

NEWS » News

Hengky 'Petak Umpat' dari Garut hingga Australia

Ferdinan - Okezone
Senin, 22 Juni 2009 12:09 wib

JAKARTA - Hengky Samuel Daud, Direktur Utama PT Istana Sarana Raya, tampaknya memilih berpindah-pindah tempat persembunyian. Tersangka kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran ini pun akhirnya harus mengakhiri persembunyiannya setelah tertangkap tangan oleh KPK, Jumat 19 Juni kemarin.

Hengky kabur sejak pertengahan tahun 2007 silam. KPK pun tak ambil diam. Buronan ini langsung dikejar dengan bantuan dari Interpol dan kepolisian. Bahkan, KPK sempat bekerja sama dengan kepolisian Hong Kong, karena pernah ada informasi yang menyebut keberadaan Hengky di negeri itu. Namun, hasilnya nihil.

Awal 2009, KPK pernah menegaskan pencarian Hengky jadi prioritas komisi penjerat koruptor tersebut. Hengky menjadi penting, karena dia merupakan rekanan proyek pengadaan mobil damkar di sejumlah provinsi di Indonesia.

Dalam kasus ini tak kurang dari delapan Gubernur dan 13 bupati/wali kota yang terseret di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Di antaranya, mantan Gubernur Riau Saleh Djasit , Wali Kota Medan Abdillah, dan Wakil Wali Kota Medan Ramli Lubis. Keduanya, sudah dijatuhi hukuman.

"Iya ada informasi, Hengky bersembunyi di Garut dan Australia," kata Kabiro Humas KPK Johan Budi saat dikonfirmasi okezone, Senin (21/6/2009).

Kini, penyidik KPK tengah mengembangkan penyidikan kasus ini. KPK mengumpulkan informasi dan alat bukti untuk melengkapi penuntasan dugaan korupsi yang masih mungkin menyeret tersangka baru lainnya.
(lsi)