SIDOARJO - Kawanan perampok spesialis 'tembak' ban mobil, beraksi di Sidoarjo. Selasa (23/6/2009) siang, berhasil menggondol uang Rp28 juta milik Sukamto (46), pemilik CV Niagara Prima yang bergerak dalam bidang las, bubut dan stainless steel. Pelaku beraksi di Jalan Raya Sidodadi, Kecamatan Taman.
Korban asal Desa Menyanggong, Kecamatan Taman, saat itu tengah membenahi ban belakang sebelah kiri yang kempes tidak tahu ciri-ciri pelaku dan motor yang dipakai. Dia baru sadar jika uang Rp 28 juta untuk membayar rekanan itu lenyap setelah diberi tahu orang.
Orang yang kebetulan lewat memberi tahu kalau tas hitam di jok mobil Suzuki Carry pikap L 8011 KS diambil orang. Ternyata benar, setelah dia melihat jok mobilnya, tas hitam sudah raib.
Pelaku yang diduga memasang paku payung di ban mobil korban itu kemudian membuang tas yang telah kosong di daerah Karang Pilang, Surabaya.
Kapolsek Taman, AKP Andi Yudianto mengatakan, tas itu ditemukan warga sekitar di tepi jalan. Tapi tas itu sudah tidak isinya.
Diduga pelaku sudah menguntit sejak korban membeli kayu di daerah Wiyung, Surabaya. Ketika perjalanan sampai di Beringin Bendo, Taman sebenarnya ada tanda-tanda ban belakang sebelh kiri kempes.
Sampai di lokasi kejadian, korban akhirnya menepikan kendaraannya untuk mengganti ban serep. Korban yang tidak berprasangka buruk jika dikuntit penjahat langsung turun dan mengambil ban serep. Tas berisi uang Rp28 juta ditinggal di jok mobil.
Tanpa kesulitan, penjahat langsung mengambil dan kabur ke arah barat atau arah Mojokerto. Kemudian, pelaku berbalik arah lagi ke Surabaya, itu terlihat dari tas korban yang dibuang di wilayah Surabaya.
Sukamto menjelaskan setelah dari Wiyung, dia akan menuju ke Prambon untuk membayar rekanannya. Namun nahas menimpa korban, uangnya Rp28 juta lenyap.
"Saya tidak tahu pelaku memakai motor apa dan ciri-ciri orangnya seperti apa. Saat kejadian saya mengganti ban," ujarnya.
AKP Andi Yudianto bersama bersama anak buahnya langsung menurunkan tim untuk mendeteksi siapa pelaku penggembosan ban. Polisi masih mencari saksi lain di lokasi kejadian. "Diharapkan kendaraan pelaku dan ciri-cirinya bisa dikenali untuk mengungkap kasus ini," tandasnya.
(Abdul Rouf/Koran SI/fit)