JAKARTA - Pemerintah harus serius mengusut peristiwa penembakan oleh kelompok tak dikenal yang menewaskan seorang anggota Brimob di Kabupaten Tingginambut, Puncak Jaya, Jayapura, Papua.
Menurut anggota Komisi I DPR Almuzamil Yusuf, akan berbahaya jika aksi penembakan tersebut didiamkan karena berpotensi berujung pada upaya separatis.
"Itu tanggung jawab polisi," ungkapnya kepada okezone, Kamis (25/6/2009).
Menurut dia, TNI bisa saja ikut membantu upaya pengusutan penembakan tersebut jika ditengarai melibatkan pihak asing.
"Kalau masih di dalam negeri cukup Brimob lah," tandasnya.
Seperti diketahui, Bripda Amad L tewas saat terjadi kontak senjata sekira 50 meter dari Pos TNI 754. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 24 Juni, sekira pukul 12.30 WIT.
(lam)