JAKARTA - Kecelakaan maut yang terjadi di KM 92 Tol Cipularang arah Jakarta diduga akibat tidak berfungsinya rem truk.
Sopir yang mengetahui hal itu berusaha menghentikan laju truk dengan cara menabrakkannya ke pembatas jalan. Aksi sang sopir memang berhasil, tidak ada mobil atau orang lain yang tertabrak truk.
Hanya saja untuk membayar itu, sang sopir yang belum diketahui identitasnya itu harus merenggang nyawa di jalanan. "Kelihatannya akibat rem blong dan sopir berusaha menghentikan truk," ujar Aiptu Suparmin, petugas Tol Cipularang kepada okezone di lokasi kejadian, Kamis (25/6/2009).
Berdasarkan keterangan para saksi mata, Suparmin bercerita truk yang meluncur dengan kecepatan tinggi menuju Jakarta itu tiba-tiba menabrak pembatas jalan dan akhirnya oleng ke arah kiri.
Setelah itu baru truk terguling dengan posisi kepala berada di dalam parit dan kontainer menutup seluruh ruas jalan. "Karena petugas bertindak cepat maka satu lajur akhirnya bisa digunakan," ujarnya.
Suparmin belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa atau luka lain. Pasalnya belum diketahui apakah awak truk hanya seorang atau lebih. "Untuk keneknya saya belum tahu," ujarnya.
(ful)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan