TEGAL - Ratusan pekerja seks komersial (PSK) di sejumlah lokalisasi di kawasan Pantura Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin (29/6/2009) siang menjalani pemeriksaan HIV/AIDS.
Pemeriksaan darah yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat itu untuk mengetahui kemungkinan penularan penyakit mematikan ini di kalangan PSK. Hal tersebut dilakukan karena mereka dinilai rentan tertular penyakit HIV/AIDS.
Sasaran pemeriksaan di antaranya, lokalisasi Peleman Desa Sidoarjo, Kecamatan Suradadi, Wandan dan Gang Sempit Kecamatan Kramat, serta kawasan Dukuh Pengasinan Kecamatan Kramat, Tegal Jawa Tengah.
Selain di kawasan Pantura, para PSK yang berada di jalur tengah, tepatnya di kawasan Karanggondang, Kecamatan Lebaksiu juga tidak luput dari pemeriksaan. Total PSK yang menjalani pemeriksaan darah ini terbilang banyak yakni sekira 231 orang.
Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tegal dr Titis Cahyaningsih mengatakan, pemeriksaan darah atau zero survei ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun.
"Pemeriksaan darah para PSK ini sudah dilakukan sejak 2006. Tujuannya untuk mengetahui besaran masalah infeksi menular seksual dengan sasaran para PSk di tempat-tempat lokalisasi," katanya di lokasi pemeriksaan.
Menurut dia, hasil pengujian darah para PSK itu baru bisa diketahui satu bulan setelah pemeriksaan. Selain untuk mengetahui penularan HIV/AIDS, lanjut dia, pemeriksaan darah itu juga untuk mengetahui penyakit menular seksual lain, seperti siphilis dan raja singa.
"Hasil pemeriksaan darah tahun lalu kasus terbanyak adalah penyakit siphilis dan raja singa. Untuk HIV/AIDS masih sedikit," pungkasnya.(Kastolani/Koran SI/ded)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan