JAKARTA - Sekira 1.000 orang sukarelawan Perjuangan Rakyat untuk Pembebasaan Tanah Air (Partam), mengepung kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (1/7/2009). Massa bahkan memblokir jalan Imam Bonjol hingga lalu lintas dari arah Jalan Diponengoro menuju arah ke Bundaran Hotel Indonesia macet total.
Mereka yang didominasi ibu-ibu dan anak-anak itu tiba di depan Kantor KPU sekira pukul 11.00 WIB. Massa membawa bendera dan juga poster-poster penolakan terhadap neoliberalisme. Salah satu poster bertuliskan "Neoliberalisme Sama dengan Perusakan Lingkungan Tak Terkendali".
Dalam yel-yel yang dikumandangkan, mereka juga menyatakan penolakan terhadap capres cawapres yang dianggap menganut idealisme neolib yakni SBY-Bpediono.
Tak ketinggalan massa juga mengecam KPU terkait kisruh DPT pada pemilu legislatif lalu dengan menyitir pernyataan salah satu anggota KPU I Gusti Putu Artha tentang adanya 20 juta pemilih yang tidak terdaftar dalam pemilu legislatif.
Karena itu mereka meminta KPU membereskan persoalan tersebut. Aksi ini mendapatkan kawalan ketat dari aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya. Arus lalu lintas yang lumpuh pun, sebgaian dialihkan ke arah Taman Surapati.
(ded)