BEKASI - Suasana tegang tampak terlihat di rumah pilot pesawat Twin Otter milik maskapai Aviastar yang hilang di Wamena sejak Senin lalu.
Anak, istri, serta orangtua pilot Frans Nobel Tambunan (35), yang tinggal di Perumahan Bumi Anggrek Blok PQ RT 04 RW 07, Desa Karang Satria, Tambun Utara, Bekasi, harap-harap cemas.
Kabar penemuan bangkai pesawat Aviastar membuat perasaan mereka campur aduk. Mereka pun terus memantau perkembangan proses evakuasi melalui media massa. "Kami berharap Frans selamat, tapi hingga kini masih belum ada kabar soal kondisi awak pesawat," ujar Viktor D Tambunan, ayah Frans di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/7/2009).
Frans tengah bertugas membawa sembako menuju Wamena saat pesawat bernomer registrasi PK-BRO kehilangan kontak sekitar 15 menit sebelum mendarat di Bandara Wamena.
Nasib Frans bersama dua awak pesawat lain hingga kini belum diketahui. Tim SAR masih menyisir lokasi jatuhnya pesawat di Pegunungan Tangma, Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Frans meninggalkan seorang istri bernama Jeni Arista Susanti Pakpapahan serta tiga anak yang masih kecil. Frans sendiri merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.(ful)
(Tedi Suteja/Global/mbs)