DEPOK - Deputi Direktur Kantor Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati mengatakan, jalur masuk UI melalui program prestasi tetap dibuka bagi siswa/siswi yang memiliki prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
"Tahun ini saja kami telah menerima 25 mahasiswa berprestasi," katanya saat ditemui di sela-sela acara pengukuhan Guru Besar UI di Balai Sidang UI, Depok, Rabu (1/7/2009).
Devie membantah berita penolakan siswa berprestasi asal Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Rembang bernama Eka Prasetya Budi Mulya. Siswa tersebut, kata Devie, mengaku pernah ikut tes masuk UI melalui jalur Program Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK), namun tidak lulus lantaran salah masuk pintu program.
"Kalau masuk lewat PMDK, Eka harus bersaing dengan siswa dari sekolah lain. Karena dalam PMDK yang dilihat adalah prestasi akademis siswa se-Indonesia, nilai rapornya," ujarnya.
Menurutnya, program siswa berprestasi UI kali ini bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Proses seleksi pun, kata dia, langsung dilakukan tim Diknas.
"Saya kira kalau Eka masuk melalui program prestasi, dia akan bisa langsung masuk perguruan tinggi yang dia inginkan," imbuhnya.
Devie menambahkan, UI tetap menjamin setiap siswa bisa memperoleh pendidikan sesuai dengan keinginannya.
"Yang terpenting sebelum masuk perguruan tinggi, siswa harus memahami program masuk yang akan mereka ikuti," tuturnya.
Eka Prasetya Budi Mulya adalah siswa SMAN 1 Rembang peraih juara pertama atau medali emas pada Medical and General Biology Competition tingkat nasional yang digelar Fakultas Kedokteran UI beberapa bulan lalu. Dia gagal masuk UI melalui program PMDK.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.