Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hiii... "Burung" Salman Putus Saat Disunat

Rus Akbar , Jurnalis-Kamis, 02 Juli 2009 |08:03 WIB
Hiii...
Foto: alwashiyyahfoundation.wordpress.com (Ilustrasi)
A
A
A

PADANG - Nasib malang dialami seorang bocah bernama Salman Alfarisi (12). Warga Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang ini harus menerima apes setelah kepala penisnya sepanjang 14 mm terpotong saat mengikuti sunatan massal di Puskemas Air Dingin pada Rabu 1 Juli 2009 kemarin. 

Akibatnya, bocah malang ini harus dilarikan ke RSUD Dr M Djamil Padang untuk diobati. Anak pertama pasangan Lisman Koto (30) dan  Elva (28) ini masih terbaring karena harus menjalani perawatan intensif.

Menurut Direktur Umum SDM RSUP M Djamil Aguswan, malapetaka ini berawal saat Salman mengikuti sunatan massal yang diadakan Dinas Kesehatan Kota Padang untuk membantu masyarakat miskin.

"Saat itu Salman mendapat nomor urut empat. Ketika disunat penis Salman mengucurkan darah yang tak henti-hentinya. Setelah diperiksa, ternyata ujung kepala penis Salman terpotong sepanjang empat milimeter," kata Agus saat dikonfirmasi.

Agus menilai, kejadian ini harus dipertanggungjawabkan pihak puskesmas karena lalai. Saat pihak Puskesmas dikonfirmasi, mereka masih enggan berkomentar karena kabarnya Puskemas akan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. "Dari laporan dokter yang merawat, Salman harus dioperasi plastik untuk memulihkan kondisi penisnya," ujar Agus.

Dari catatan okezone, kasus penis terpotong seudah terjadi dua kali pada tahun ini. Kasus pertama terjadi pada Irfan (10) warga Lambuang Bukit, Kecamatan Pauh, dimana ujung penisnya juga terpotong seperti Salman.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement