PAPUA - Untuk yang ke dua kalinya, proses evakuasi ketiga jenazah awak Pesawat Twin Otter milik Maskapai Aviastar yang jatuh di Pegunungan Kurima, Kabupaten Jayawijaya, Papua, kembali tertunda.
Sama seperti kendala sebelumnya, tim SAR kembali mengalami kewalahan dalam proses evakuasi, karena kabut tebal yang menutupi lokasi jatuhnya pesawat.
Heli Mission dari Basarnas Wamena sendiri belum berani melakukan spekulasi untuk mendekati puing-puing pesawat guna melakukan evakuasi terhadap jenazah, karena cuaca yang berubah-ubah.
"Kami masih berusaha untuk secepatnya menarik jenazah dari tempat terjatuhnya pesawat, namun kami juga tidak ingin terjadi kesalahan karena cuaca di daerah ini yang tidak menentu," ungkap Koordinator Tim SAR H Patarai di Bandara Wamena, Kamis (2/7/2009).
Meski demikian, Patarai mengaku akan terus mengupayakan agar timnya dapat melakukan evakuasi jenazah pilot pesawat Twin Otter Frans Nobel, co-pilot Dedy, dan makanik Ahmad Choirun pada hari ini.
(Charles Tangkepayung/RCTI/ful)