PEKANBARU - Perlakuan tidak manusiawi aparat Mesir langsung direspons WNI di negri seribu piramid itu. Keluarga para korban dan sesama mahasiswa di sana pun langsung mengadukan perihal penyiksaan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir.
"Penganiayaan itu kemarin sudah di laporkan ke pihak KBRI. Dan kita berharap tidak adalagi penyiksaan di sana" kata salah satu kerabat mahasiswa korban penyiksaan, Raidatul Firdaus, Jumat(3/7/2009).
Dia berharap pihak KBRI sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia bisa memberi perlindungan dan jaminan keselamatan rakyat Indonesia yang ada di Mesir. Terutama bagi para mahasiswa.
"Kita takutnya paska ada pemberitaan ini meluas, mereka kembali ditangkap lagi, kita tidak mau ini terjadi. Kita berharap KBRI bisa menanganinya dan memberi jaminan keselamatan mereka," pintanya.
Empat Mahasiswa Al Azhar yang ditangkap dan disiksa adalah Faturrahman, Arzil, Tasrih, dan Sugandi. Mereka ditangkap pada 28 Juni lalu kemudian disiksa dan ditahan selama tiga hari.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.