BEKASI - Pilot pesawat Twin Otter Aviastar pembawa sembako yang jatuh di Pegunungan Kurima, Papua, Trans Nobel Tambunan, dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Pondok Kelapa, Jakarta Timur Minggu (5/7/2009) sore. Isak tangis keluarga mengiringi kepergian Nobel.
Keluarga serta kerabat Nobel, tak kuasa membendung kesedihan saat jenazah korban dimasukan ke liang lahat. Korban pergi meninggalkan istri, Juni Arista dan tiga anak masing-masing Pran (8), Marolo (4), dan Vrianita, yang masih berusia 10 bulan.
Suasana haru memang sudah menyelimuti kediaman almarhum, di kawasan Perumahan Bumi Anggrek Blok Pq No 69, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan meledak saat jasad Nobel dikebumikan.
Nobel Tambunan adalah anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan Viktor Tambunan dan Nuraini Siaahan. Di mata keluarga, Nobel dikenal sopan kepada sapa pun, supel, dan pandai bergaul.
Pihak keluarga mengaku bangga karena Nobel tewas saat sedang melakukan tugasnya mengangkut sembako yang akan dibagikan kepada warga Papua.
(Tedi Suteja/Global/ded)