Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

59.853 siswa DKI Gagal Masuk Sekolah Negeri

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Minggu, 05 Juli 2009 |21:06 WIB
59.853 siswa DKI Gagal Masuk Sekolah Negeri
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 59.853 siswa dinyatakan gagal masuk sekolah negeri pada putaran pertama pendaftaran sekolah. Pada putaran kedua persaingan diduga bakal semakin ketat karena siswa luar DKI pun akan ikut mendaftar.

Wakil kepala Dinas Pendidikan (Dikdis) DKI Jakarta Kamaluddin, di kantirnya, Minggu (5/7/2009) memaparkan, lulusan SD yang mendaftar ke SMP negeri pada pendaftaran tahap pertama pada 1-3 Juli kemarin mencapai 109.140 siswa.

Dari jumlah itu yang diterima hanya 73.701 siswa. Sisanya, 35.439 siswa bisa mendaftar lagi pada putaran kedua yakni 9-10 Juli nanti.

Sementara itu, lanjut Kamaluddin, 70.114  sebanyak siswa lulusan SMP yang mendaftar ke jenjang sekolah lanjutan atas negeri. Dengan rincian siswa yang mendaftar ke SMAN sebanyak 41.040 siswa dan yang mendaftar ke SMKN sebanyak 29.074 siswa.

Kamaluddin menambahkan, siswa yang  dinyatakan diterima di SMAN/SMKN hanya 45.700 siswa, 30.000 diterima di SMAN dan 15.700 di SMKN. "24.414 kami nyatakan tidak lolos," ujarnya.

Kendati demikian, Kamaluddin berharap, siswa yang tidak lolos pada putaran pertama hendaknya tidak berkecil hati, sebab mereka akan ditunggu kehadirannya pada putaran kedua 9-10 Juli.

Bagi siswa yang lolos putaran pertama, masih kata Kamaluddin, diharapkan segera mendaftar ulang sejak Sabtu 4 Juni lalu hingga Selasa 7 Juni mendatang. "Jika telat, maka siswa tersebut dinyatakan gugur dan haknya menjadi siswa di sekolah tersebut akan hilang," pungkasnya.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement