KLATEN - Keluarga korban tewas akibat tabrakan kereta api Prambanan Ekspres (Prameks) dengan minibus di kawasan sekitar Stasiun Ceper dengan Stasiun Klaten, Jawa Tengah, mempertanyakan biaya pemulangan jenazah. Â
Swandi, keluarga korban tewas Sunarti (45) meminta kejelasan dari pihak terkait mengenai biaya pemulangan jenazah dari RS Islam Klaten.
Pasalnya, semua korban yang tewas dan luka-luka tidak dijamin asuransi, karena bukan menupang kendaraan umum, tapi minibus sewaan. "Siapa yang akan menanggung semua biaya jenazah sampai ke rumah," kata dia di RS Islam Klaten, Minggu (5/7/2009) malam.
Swandi mengatakan, khawatir karena tidak ada klaim asuransi itulah yang akhirnya pihak keluarga harus menanggung semua biaya tersebut.
Seperti diketahui terdapat 15 orang menjadi korban tewas dalam musibah tersebut. Korban tewas terakhir diketahui bernama Sunarti (45), warga Sumber Lawang, Sragen.
Malam tadi, semua korban tewas yang berada di RS Islam Klaten sudah diberangkatkan ke rumah duka masing-masing, termasuk dua jenazah yang belum diketahui identitasnya.
(Bramantyo/Trijaya/ram)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan