PAPUA - Peristiwa penembakan yang dilakukan orang dikenal di Freeport, Papua, hari ini mengakibatkan satu keamanan PT Freeport tewas dan dua orang petugas kepolisian luka-luka. Bagaimana kronologi penembakan tersebut?
Berikut penuturan Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak kepada okezone di Jakarta, Minggu (12/7/2009).
Penembakan pertama dilakukan orang tidak dikenal terhadap mobil petugas keamanan PT Freeport. Saat itu, sejumlah petugas tengah membawa logistik dari Tembagapura menuju Timika di Mile 51 pukul 10.45 WIT.
"Markus, anggota security, itu meninggal sekira pukul 11.00 WIT," kata Sulistyo.
Penembakan kedua terjadi saat petugas kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Rombongan tersebut dihadang orang yang tidak dikenal. Sempat terjadi baku tembak antara polisi dengan kelompok yang diduga Organisasi Papua Merdeka itu.
"Dua petugas Densus Anti-Teror 88 mengalami luka tembak di bagian paha," tambahnya.
Saat ini, Mabes Polri sudah menerjunkan personel untuk membantuan pengamanan bersama dengan aparat kepolisan Polda Papua. "(Porsonel) Mabes Polri sudah memback-up dengan Polda Papua," tutupnya.
Sabtu dini hari kemarin, warga negara Australia Drew Grant (29), yang juga teknisi PT Freeport, juga tewas ditembak orang tak dikenal dalam perjalanan dari Tanjungpura menuju Timika pada Sabtu 11 Juli pukul 05.30 WIT. Beruntung tiga rekannya berhasil selamat.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.