Pejabat Bea Cukai Dituntut 3,5 Tahun Penjara

|

JAKARTA - Penuntut Umum Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menuntut pejabat fungsional pemeriksa dokumen jalur hijau pada kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea Cukai Tanjung Priok, Agus Sjafiin Pane dengan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara.

Agus dinilai terbukti bersalah dalam tindak pidana korupsi saat mengurus Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) dari sejumlah importir. Agus menerima pemberian dari sejumlah perusahaan dengan total Rp121.550.000.

"Pemberian uang dari importir berkaitan dengan kewenangannya selaku pejabat fungsional di Ditjen Bea Cukai," kata Penuntut Umum Malino Pranduk di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (13/7/2009).

Uang tersebut ia terima pada periode 2007-2008 dari sejumlah perusahaan di antaranya dari Tan Nadim terkait penerbitan SPPB atas dokumen milik PT Changhong, PT Indosichuan, PT Indo Dongfeng, dan PT Berkat Andi Jaya.

Agus Pane bertugas meneliti kelengkapan data pada dokumen pemberitahuan impor barang dan menilai kebenaran tarif serta kewajaran nilai pabean untuk menerbitkan surat persetujuan pengeluaran barang.

Agus kemudian dijerat dengan pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi nomor 31/1999 jo nomor 20/2001. Selain hukuman penjara 3,5 tahun, penuntut umum juga mewajibkan Agus Pane membayar denda Rp250 juta subsider enam bulan kurungan.

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pesan Menpora untuk Mahasiswa