Kapal Perang Israel Siap Serang Iran

|

Kapal perang Israel melintas di Terusan Suez (Reuters)

Kapal Perang Israel Siap Serang Iran

YERUSALEM - Dua kapal perang Israel melintas di Terusan Suez. Sepuluh hari setelah kapal selam bersenjata nuklir berada di lokasi yang dapat mencapai sasaran fasilitas nuklir Iran.

Demikian isi laporan surat kabar Inggris, The Times, yang mengutip pengakuan seorang pejabat tinggi militer Israel.

Pengerahan armada tempur laut itu merupakan sinyal bahwa Israel mungkin akan melakukan aksi militernya. Angkatan Udara Israel juga akan melakukan latihan di Amerika Serikat akhir bulan ini. Selain itu Israel juga akan menguji coba rudal pencegat di Samudra Pasifik.

Seorang diplomat Israel mengklaim, pihaknya telah mendapat dukungan dari negara-negara Arab yang juga merasa terancam dengan program nuklir Iran. Israel, lanjutnya, juga sedang mendekati Mesir untuk "bekerja sama mencegah" nuklir Iran.

Menteri Luar Negeri Mesir, Ahmed Aboul Gheit, mengatakan pemerintahnya secara eksplisit mengizinkan kapal-kapal perang Israel untuk melintas di perairannya.

Pejabat Israel itu mengatakan, kapal selam dan kapal perang akan melalui terusan Suez untuk mencari jarak serang ideal.

"Ini merupakan persiapan yang bisa saja menjadi serius. Israel sudah menginvestasikan banyak waktu untuk menyiapkan diri untuk menyerang Iran. Ini merupakan pesan bagi Iran bahwa Israel akan menindaklanjuti ancamannya," katanya.

Kapal selam Israel dilengkapi dengan rudal yang mampu menjangkau fasilitas nuklir Iran. Selain itu pesawat-pesawat tempur Israel juga disiagakan untuk menghancurkan belasan sasaran yang dicurigai sebagai lokasi program nuklir Iran. Pesawat-pesawat tempur Israel diklaim mampu menjangkau target sejauh 1.200 kilometer dari pangkalan udara di Israel.

Dilaporkan, dua kapal perang pengangkut rudal, Saar, dan kapal selam Dolphin sudah melintas di Terusan Suez. Israel memiliki enam kapal selam Dolphin. Tiga di antaranya diyakini membawa rudak berhulu ledak nuklir.

(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    ICW Desak Korupsi Pengadaan Buku Kurikulum 2013 Diusut Tuntas