JAKARTA - Polisi menyakini pelaku peledakan bom yang dilakukan di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton merupakan bagian dari Jamaah Islamiyah (JI). Pernyataan tersebut diamini Pengamat Teroris Al Chaidar.
"Menurut pendapat saya, pelaku peledakan merupakan sempalan dari JI yang kini dipimipin oleh Noordin M Top," kata Cahidar saat dihubungi okezone di Jakarta, Rabu (22/7/2009).
Chaidar juga menolak, jika peledakan tersebut merupakan propaganda dari pihak asing terhadap Amerika.
"Dulu memang Amerika sempat ingin membuat pasukan bom bunuh diri di Iran, Afghanistan, dan Pakistan. Namun itu tidak jadi dibentuk Amerika, dan Indonesia bukan sasaran target mereka, jadi itu mustahil," paparnya.
Sementara itu, untuk melakukan teror bom tersebut, para pelaku mendapatkan uang dari hasil sumbangan.
"Aliran dana dari Osama bin Laden sudah terputus. Saat ini dana didapatkan para pelaku teror bom dari infak, sedekah, dan zakat. Dan itu diterima dari sejumlah jemaah yang menyakini jihad," tegasnya.
Ledakan yang terjadi di Kuningan mengakibatkan sembilan orang tewas dan puluhan orang lainnya terluka. Hingga kini polisi masih mencari identitas para pelaku bom bunuh diri itu.
(kem)