JAKARTA - 100 srikandi Benteng Demokrasi Rakyat akan berbaris rapi membagikan seribu bunga untuk menolak pemilu di kantor eks Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, pada pukul 10.00 WIB.
Gadis-gadis tersebut akan menyuarakan tuntutan pemilu ulang, karena helatan pemilu yang telah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu disinyalir penuh dengan kecurangan serta intervensi pihak asing.
"Kejahatan, kebohongan, atau pun rekayasa pemilu yang dilakukan KPU bersama pemerintah adalah persekongkolan kolektif untuk menipu rakyat. Karena itu tidak ada pilihan lain bagi kami, kecuali terus menggelar aksi guna menuntut pemilu ulang," tegas Humas acara Mustar Bona Ventura melalui rilis kepada okezone di Jakarta, Rabu (29/7/2009).
Bona Ventura menegaskan pemilu bagi rakyat bukan sekadar menang dan kalah, juga bukan sekadar untuk melahirkan presiden baru. Namun pemilu merupakan media pendidikan politik bagi rakyat. "Serta menjadi titik tolak dalam membangun tatanan budaya politik," ujarnya.
(ful)