NEWS » News

Pak Harto Diusulkan Diberi Gelar Pahlawan Nasional

Rabu, 29 Juli 2009 20:02 wib

KARANGANYAR - Usulan agar almarhum mantan presiden Soeharto mendapatkan gelar pahlawan nasional kembali bergulir. Meski diprediksi bakal diwarnai kontroversi sejumlah kalangan, namun mantan presiden di era orde baru tersebut jasanya dinilai sangat besar sejak perang kemerdekaan hingga lengser sebagai presiden.

"Banyak buku yang mengupas sejarah Pak Harto dari satu sisi saja. Namun penilaian tentang Pak Harto harus dilihat secara holistik," ujar Dr Warto M Hum, praktisi sejarah dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo saat menjadi pembicara dalam seminar nasional bertema nasionalisme Jenderal Besar TNI (Purn) HM Soeharto sebagai pahlawan nasional yang digelar di monumen Ibu Tien Soeharto di Kecamatan Jaten Karanganyar, Rabu (29/7/2009).

Dengan demikian, menilai sosok Soeharto tidak bisa dilihat hanya ketika saat menjadi presiden saja. Namun penilaian itu harus bersifat menyeluruh semenjak masa perang kemerdekaan hingga turun jadi presiden. Jika dilihat dari perspektif sejarah konvensional, maka hal itu hanya mengungkap elemen tentang siapa, apa, dimana, mengapa, kapan dan bagaimana. Namun jika dilihat melalui perspektif sejarah kritis, maka sosok Soeharto bakal dilihat secara holistik. Dicontohkannya, Soeharto mempunyai jasa besar sejak berkiprah dalam karir militernya.

Salah satu yang monumental adalah peran besarnya yang mampu mempertahankan Yogyakarta sebagai ibu kota Indonesia pada waktu itu. "Ini merupakan tonggak penting yang menunjukkan eksistensi Indonesia diakui oleh dunia," papar dosen tetap Jurusan Sejarah UNS ini.

Terpisah, Ketua Yayasan Keluarga Besar Soeharto (KBS) Agus Kiswadi selaku penyelenggara seminar mengungkapkan, setelah acara ini pihaknya akan mengusulkan kepada pemerintah pusat agar almarhum mantan presiden Soeharto diberi gelar pahlawan nasional mengingat jasanya yang begitu besar bagi Indonesia. Dia juga menandaskan bahwa KBS dibentuk atas ide masyarakat di tingkat bawah yang simpati kepada Pak Harto. "Jadi yayasan ini tidak ada kaitannya dengan keluarga Cendana," terang Agus.

Sementara, Ketua DPRD Karanganyar Juliyatmono menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi masyarakat guna merekomendasikan usulan agar mantan presiden Soeharto diberi gelar pahlawan Nasional.
(Ary Wahyu Wibowo/Koran SI/mbs)

  • JANGANNNN BUTAAA......! » 0 Tanggapan
    Bangsa ini morat-marit...?! SEJAK KAPAN...? SEJAK BELIAU, PAK HARTO LENGSER....!!! Yang saya ingat di era beliau, bangsa ini bangsa yang diperhitungkan dan direspect oleh bangsa2 lain diseluruh dunia ini, MACAN ASIA itu julukannya, DISEGANI!!! Di era beliau, pernahkah kita malu menjadi bangsa Indonesia...? Tapi sesudah era beliau kita pernah ada diperiode malu untuk mengaku sebagai bangsa indonesia pada waktu kita berada di luar negeri, dan sekarang ini masuk dalam daftar 5 besar negara terkorup.... !!! Ck....ck.... BUKAN MAINNN.....!!wkkkkkk.... Sekarang siy gak malu buat ngaku WN Indonesia, gak perlu ngaku2 juga siy, tapi EMANG GW PIKIRIN....!! Gw bisa ke luar negeri itu duitt gua, bukan duit negara....negara boleh bangkrut karena liarnya korupsi yang gila merajalela di era ini, TAPI tidak diri gua.... hahaha....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yani » 0 Tanggapan
    saya krang setuju, karna dia hanya memperkaya kluarganya dan rakyat bgi dia no 2. coba klo rakyatnya pinter kita gk di bohongin ama dia. 32th menguasai negri kita tpi apa indonesia ketingglan jauh dngan negri orang yg skarang makmur, harusnya sebgian harta suharto di kemblikan ke negara, itu uang kita rakyat indonesia yg mlng punya pemimpin seprti suharto
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yani » 0 Tanggapan
    saya krang setuju, karna dia hanya memperkaya kluarganya dan rakyat bgi dia no 2. coba klo rakyatnya pinter kita gk di bohongin ama dia. 32th menguasai negri kita tpi apa indonesia ketingglan jauh dngan negri orang yg skarang makmur, harusnya sebgian harta suharto di kemblikan ke negara, itu uang kita rakyat indonesia yg mlng ounya pemimpin seprti suharto
    Beri Tanggapan Laporkan
  • waldo krisnari harman » 0 Tanggapan
    Bpk.Soeharto sudah seharusnya pantas menjadi Pahlawan Nasional . Mengapa? Karena Jasanya yang membuat negara kita Maju pesat dibandingkan negara asia lainnya.Yang membuat kharismanya jelek bukan Soeharto tapi para pendukungnya yang selalu memuji muji selama bapak memimpin.Saya yakin bahwa bpk.Soeharto tidak ada jiwa untuk menghancurkan negara ini .
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Diana Oktavia » 0 Tanggapan
    Soeharto berhak, patut dan pantas mendapat gelar pahlawan apapun. Diberi gelar ataupun tidak, suka atau tidak suka, diakui atau tidak diakui beliau tetap seorang pahlawan Indonesia dan seorang negarawan sejati.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.