JAKARTA - Warga RT 28 RW 10 Kampung Caringin, Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Kuningan menolak pemakaman jenazah Ibrohim, aktor yang merencanakan pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton di wilayahnya.
Alasan warga karena penata bunga Cyntia Florist yang dipekerjakan di Hotel mewah itu terlibat jaringan teroris. Penolakan tersebut merupakan hasil kesepakatan warga melalui rapat Badan Permusyawatan Desa (BPD). Hal ini juga dibenarkan Kepala Desa Sampora, Nurohidin
"Hasil kesepakatan warga memutuskan mereka menolak jenazah Ibrohim dimakamakan di Kuningan. Alasanya karena tersangkut gembong teroris dan Ibrahim hanya penduduk pendatang meski punya KTP," paparnya di Kuningan, Rabu (12/8/2009).
Nurohidin menerangkan, Ibrohim tercatat sebagai warga Sampora sejak tanggal 23 September 2008 dan menikah dengan Sucihani yang juga warga pendatang. "Warga juga akan menyerahkan surat penolakan kepada pihak keluarga," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Kapolres Kuningan AKBP Nurullah yang mengungkapkan ada aspirasi warga untuk menolak pemakaman teroris di wilayahnya. "Memang hasil musyawarah mereka menyampaikan penolakan ke pihak keluarga," kata dia.
Sebelumnya, kata Nurullah, sudah ada pembicaraan soal pemakaman dengan keluarga Ibrohim. Namun belum ada kepastian di mana Ibrahim akan dikubur. Dia juga menginformasikan Sucihani dibawa ke Jakarta tadi malam.
(Tantan Sulton Bukhawan/Koran SI/ram)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan