tragedi sukhoi

NEWS » News

Keluarga Dani Minta Maaf kepada Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2009 16:15 wib

BOGOR - Keluarga Dani Dwi Permana, pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriot, meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Menurut mereka, Dani hanya korban rayuan para teroris di Indonesia.

Hal itu disampaikan ibunda Dani, Tini kepada wartawan, sesaat setelah proses pemakaman putranya, di Telaga Kahuripan, Bogor, Rabu (12/8/2009).

"Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas tindakan Dani yang tidak sengaja. Dani hanya korban rayuan para teroris di Indonesia," kata Tini.

Selain itu, keluarga besarnya menyatakan mengecam aksi para teroris yang terjadi di bangsa ini.

Tak hanya ibunda, kakak Dani, Jaka juga meminta agar adiknya dimaafkan atas segala perbuatannya. Tak hanya terkait bom, Jaka juga meminta pada warga Telaga Kahuripan jika adiknya memiliki utang, agar memberitahu pada keluarga.

Usai pemakaman dan menggelar jumpa pers, Tini dan Jaka kembali dibawa Densus 88 ke Mabes Polri untuk dimintai keterangan seputar kehidupan Dani, semasa hidupnya.

(Endang Gunawan/Global/lsi)

  • Wawan dj » 0 Tanggapan
    Para orng tua yg punya anak klo mo nyekolahin anak ga usah d pesantren d skolah umum aja, nanti bknya akhal anak ibu bapak yg baik malah nanti hancur ga tau mana yg baik dan yg buruk,.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rahmat » 0 Tanggapan
    Bersama mari kita Waspada dan berhati hati,Iblis Ahir Jaman telah benar benar turun di Bumi ini. Dengan seruan seruan menyesatkan umat,Tidak susah bagi Iblis berseru yang seolah olah dtangnya dari Islam,Wong Iblis itu Mantan Malaikat nya ALLAH,Berpeganglah Pada Kalimah ALLAH yang Haq
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ikkyman » 0 Tanggapan
    saya salut dengan keluarga ini....mudah2an ibu dan seluruh keluarga diberikan ketabahan...jgn seperti keluarga GILA si air...yg malah pasang spanduk pahlawan buat org yg mau bunuh sodaranya sesama muslim...semoga ibu dan keluarga diberi rejeki yg berlimpah...amin..!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • MUSLIM MADURA » 0 Tanggapan
    ABDURAHMAN ASSEGRAF tuduhan loe atas NURHASBI salah, dasar tukang fitnah tempat anda bukan didunia palagi surga tapi dineraka,.....pemimpin gerakan umat islam, umat islam yang mana mau loe pimpin,? dasar bajingan pintar cari sensasi biar terkenal ya toh..........
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ria » 0 Tanggapan
    yg tabah ya bu, memang berat cobaan itu. para teroris memanfaatkan anak2 usia remaja yg notabene masih mencari jati diri, yg mana kadang menjadikan labil dan mudah terpengaruh, apalagi kalau orang2 itu (para teroris) memang pandai merayu dan membujuk, yg jelas teroris2 itu pengecut apalagi pemimpinnya lebih pengecut dan terganggu jiwanya, karena takut mati jd mengorbankan orang lain untuk ambisinya yg menghalalkan segala cara, termasuk membunuh, yg jelas itu bukan sifat orang beragama tapi orang yg sakit jiwanya
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.