Bom Kimia "Meledak" di Kantor Walikota Jakpus

Silulasi Bom (Foto: Dok Koran SI)

Bom Kimia
JAKARTA - Petugas Jihandak mengevakuasi para pegawai di lingkungan kantor Walikota Jakarta Pusat, setelah mendapat ancaman bom dari kelompok teroris.

Proses evakuasi dibantu oleh anggota Satpol PP dan petugas pengamanan internal Walikota. Namun tak berselang lama, booom, terdengar suara ledakan keras.

Teroris membuktikan ancamannya dengan meledakan bom tersebut sebelum berhasil dijinakkan petugas. Mereka meledakan bom karena tuntutannya tidak dipenuhi. Akibatnya, sejumlah anggota Satpol PP pun terluka.

Anggota jihandak Ditziad TNI AD dan Nubika Ditziad TNI AD langsung mengevakuasi para korban bom yang diketahui mengandung bahan kimia berbahaya. Petugas juga menemukan sebuah bom yang belum sempat diledakan.

Dengan menggunakan sebuah robot, petugas mengambil bom tersebut kemudian diledakan dengan alat khusus. Sementara dampak dari bom kimia yang meledak, petugas melakukan skenario nubika (nuklir, biologi, dan kimia).

Ya cerita ledakan bom berbahan kimia di kantor Walikota Jakarta Pusat sekira pukul 09.30 WIB, Rabu (19/8/2009) itu hanya sebuah simulasi untuk mengantisipasi serangan bom yang mengandung racun kimia.
   
"Ini adalah latihan rutin dan tidak ada kaitan dengan teroris di beberapa tempat. Ini juga latihan rutin untuk antisipasi teroris," kata Kolonel Dicky Usman, Wakil Direktur Ditziad TNI AD.

Hal yang sama juga diutarakan Walikota Jakarta Pusat Sylvia Murni. " Ini adalah antisipasi teror dan Satpol PP juga dilatih untuk itu," terangnya.
  (ram)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Versi "Telanjang" Yamaha R25 Lahir Tahun Depan?