getting time...

NEWS » News

Kantor Dagang Israel Tak Ada di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2009 19:55 wib

SUKOHARJO - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Majelis Dzikir SBY Nurussalam menegaskan tidak ada kantor dagang Israel di Jakarta. Itu karena Presiden SBY tak pernah mengeluarkan izin apa pun terkait hubungan dagang dengan Israel.

Penegasan mengenai hal ini disampaikan Ketua Majelis Zikir Nurul Salam Haris Taher saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, siang tadi.

"Sudah saya sampaikan kepada ustadz Ba'asyir bahwa kantor dagang Israel di Jakarta itu tidak ada. Hanya isu yang dihembuskan sekelompok orang untuk memecah belah umat Islam," ujarnya, Kamis (20/8/2009).

Haris kembali menegaskan komitmen Presiden SBY terhadap isu Palestina masih tetap sama. Yaitu mendukung kemerdekaan Palestina dan mengutuk Israel. Bahkan, kini Pemerintah Indonesia sedang merancang Rumah Sakit di Jalur Gaza.

Menurut dia, isu tentang Kantor Dagang Israel dihembuskan sebuah situs di Tel Aviv dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan Majelis Dzikir Nurussalam maupun Presiden SBY.

"Di era SBY, tidak pernah ada penandatanganan MoU apa pun dengan Israel. Kalau tadi ustadz Ba'asyir menyatakan SK itu diteken pada 2001, berarti SBY tidak terlibat. Dan, sejauh yang kami ketahui, SK itu pun tidak ada," ujar Haris. Majelis Dzikir hanya berharap tak ada kepentingan lain yang menunggangi atau memanfaatkan Baasyir untuk tujuan-tujuan tertentu.

Direktur Ponpes Ngruki, Ustadz Wahyudin mengatakan dalam pertemuan tertutup tersebut, Ba'asyir mendesak Presiden SBY segera mencabut SK tentang Pembukaan Kantor Dagang Israel di Jakarta yang dikeluarkan Pemerintah RI pada 2001. "Jika Majelis Dzikir Nurussalam tidak bisa mendesak SBY mencabut SK itu dan menutup Kantor Dagang Israel di Jakarta, bubarkan saja majelis itu," tegas Ba'asyir.

Ba'asyir, menurut Wahyudin, menyatakan Pemerintah Indonesia harus mengambil sikap tegas kepada Israel yang sampai detik ini masih menjajah Palestina. "Jangan justru membangun hubungan dagang atau hubungan dalam bentuk apa pun dengan Israel," ujarnya.

Kontroversi tentang kabar adanya Kantor Dagang Israel di Jakarta ini sendiri awalnya muncul setelah Ba'asyir memberi pernyataan keras di sebuah pengajian di Jakarta, pekan lalu.


(Sumarno/Koran SI/ful)

  • abu bakar singkong ma ba'asyir » 0 Tanggapan
    Isu bahwa Israel membuka kamar dagang di Indonesia dihembuskan oleh ABB dri Nguruki Jancok itu.. Dia berusaha untuk mebuat kekisruhan di bangsa kita yg tercinta ini dengan pernyataannya itu dan dalam pernyataannya yang lain.. Alangkah baiknya kalo dia saja yang kita usir dari bumi Indonesia.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • hasan » 0 Tanggapan
    konflik israel dan palestina bukan konflik agama, tp konflik wilayah. tanah kanaan adalah tanah pernjanjian untuk keturunan Abraham Ishak dan Yakub yang disebut Israel. jangan memutarbalikkan fakta sejarah.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.