getting time...

NEWS » News

SBY Panggil Menlu & Membudpar Bahas Tari Pendet

Selasa, 25 Agustus 2009 11:40 wib
Tari Pendet dari Bali yang diklaim sebagai salah satu budaya milik Malaysia. (Foto: ikhsanamq.files.wordpress.com)
Tari Pendet dari Bali yang diklaim sebagai salah satu budaya milik Malaysia. (Foto: ikhsanamq.files.wordpress.com)

JAKARTA - Panasnya isu Tari Pendet di kalangan warga negara Indonesia, yang dikabarkan diklaim sebagai tarian milik Malaysia, tak rurung membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak mau berdiam diri.

Siang ini, sekira pukul 13.30 WIB, Selasa (25/8/2009), Presiden memanggil Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, untuk membahas tema yang kembali memanaskan hubungan Indonesia-Malaysia ini.

Berdasarkan info yang diterima dari Biro Pers Kepresidenan, Presiden akan didampingi Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi.

Klaim Tari Pendet diketahui saat Discovery Channel menayangkan iklan Visit Malaysia 2009. Dalam iklan tersebut terdapat empat orang wanita yang menarikan Tari Pendet sebagai bagian dari budaya Malaysia.

Iklan ini sontak membuat masyarakat Indonesia geram. Karena masyarakat mengetahui jika Tari Pendet merupakan kesenian asli dari Pulau Dewata Bali.

Tidak kali ini saja, Malaysia mengakui budaya Indonesia sebagai budayanya. Sebelumnya, Batik, Reog Ponorogo, lagu Rasa Sayange, bahkan makanan Tempe pun ikut diakui Negeri Jiran yang menasbihkan dirinya sebagai The Truely Asia.
(Iman Rosidi/Trijaya/hri)

  • farid iskandar alhafiz » 0 Tanggapan
    Sila rujuk yahoo.com bahagian berita 11 sept.2009 carian tarian pendet ada ULASAN SELARI DARI MALAYSIA yang kamu perlu tahu.Dan beritahu PENCETUS DEMO itu kat MALAYSIA BANYAK KERJA KOSONG,TAK PERLU MENARIK PERHATIAN PAK SBY UNTUK DILANTIK JAWATAN ,-ANAK MALINGSIA GENERASI KE 4 JAWA KENDAL.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kyoshiro » 0 Tanggapan
    mending motto malaysia tuh diubah jadi MALAYSIA TRULLY INDONESIA
    Beri Tanggapan Laporkan
  • aink » 0 Tanggapan
    bagaimana kalau Malaysia khususnya yang terletak di Kalimantan Utara kita klaim sebagai bagian dari NKRI!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Bagoes » 0 Tanggapan
    Setuju deh namanya diganti jadi MALINGSIA.....(maling di Indonesia). Kasihan deh... maling .. melulu kerjanya. Udah coba maling perairan, nyiksa warga RI, teroris juag dari sono, pokoknya Ganyang aja deh .....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • DENI » 0 Tanggapan
    harusnya malaysia di ganti aja namanya jadi malingsia.....kerjaannya maling melulu.... n'tar topeng monyet di aku juga x!!!......
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.