Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

75 Gerbong Baru KA Lebaran Siap Dioperasikan

Muhammad Roqib , Jurnalis-Minggu, 30 Agustus 2009 |17:53 WIB
75 Gerbong Baru KA Lebaran Siap Dioperasikan
(SI)
A
A
A

MADIUN - Menteri Perhubungan Jusman Syafi'I Jamal, berkunjung ke PT Industri Kereta Api (INKA), Madiun, melihat langsung persiapan penambahan armada kereta api yang akan dioperasikan untuk lebaran tahun ini.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik maupun arus balik lebaran, Dephub telah memesan 35 gerbong kereta api untuk kelas ekonomi (K3). Selain itu Dephub juga memesan 20 gerbong kereta api kelas eksekutif (K1), dan 20 gerbong untuk kereta api komunitas. Tambahan gerbong tersebut akan digunakan semuanya untuk kebutuhan lebaran tahun ini.

"Ke PT INKA, kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan mengenai persiapan penambahan armada kereta api untuk angkutan Lebaran. Saya lihat, hasilnya sejauh ini cukup baik. Bahkan, lebih baik dari tahun sebelumnya. Saya optimistis dengan adanya penambahan armada kereta api ini maka pada lebaran tahun ini tidak akan ada penumpang yang telantar," ujarnya di sela kunjungan ke PT INKA, Sabtu kemarin.

Dia menyatakan, gerbong KA yang dipesan untuk kebutuhan Lebaran ini semuanya dalam kondisi baru dan rencananya siap dioperasionalkan pada H-11 Lebaran mendatang. 

Jusman menyatakn, arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini diperkirkan akan berjalan lancar dengan penambahan armada kereta api baru ini. Sebab, kata dia, sebelum dilakukan revitalisasi maupun pengadaan KA baru, kondisi sebagian kereta api yang beroperasi, sudah berumur tua dan memprihatinkan. 

Dia menyebutkan, sedikitnya ada 160 kereta ekonomi yang saat ini kondisinya cukup tua dan membutuhkan revitalisasi. Oleh karena itu, kata dia, pemerintah berusaha mengimbangi dengan menyediakan puluhan kereta api baru guna memperkuat moda transportasi kereta api dalam melayani lonjakan penumpang pada lebaran tahun ini.

Jusman menyatakan, dengan  beroperasinya kereta api baru maka dia berharap akan ada susana baru dalam dunia perkeretapian sehingga bisa menarik masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api dalam setiap bepergian.

Rencananya seluruh kereta api yang dipesan Dephub ke PT INKA Madiun, baik kereta api ekonomi, eksekutif, dan kereta komunitas, akan diserahkan ke PT KAI sebagai operator moda transportasi kereta api di tanah air ini.

Humas PT INKA Madiun, Fattorrosyid mengatakan, seluruh KA pesanan dari pemerintah baik untuk KA kelas ekonomi dan eksekutif telah siap jika sewaktu-waktu diminta oleh Dephub.

"Sejauh ini pengerjaannya telah mencapai 90 persen. PT INKA siap menyerahkan KA pesanan tersebut jika sewaktu-waktu diminta oleh pemerintah," ujarnya.

Dia mengatakan, 20 gerbong kereta komunitas pesanan pemerintah tersebut telah diuji coba dengan jalur Madiun-Solo pergi-pulang. Uji coba itu dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesiapan gerbong saat digunakan nantinya.

Beberapa hal yang diperiksa dalam uji coba di antaranya melihat jaringan listrik, kecepatan roda, pengereman, kestabilan dan kondisi berjalan gerbong, alat pengamanan hingga kipas angin.

Uji coba itu sekaligus sebagai evaluasi akhir sebelum gerbong tersebut diserahkan ke pihak pemesan. Dia juga menegaskan jika semua kereta api pesanan pemerintah akan diselesaikan tepat waktu sehingga tidak menganggu arus angkutan lebaran tahun ini.

Di sisi lain, jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api pada Lebarah tahun ini diperkirakan akan meningkat jika dibandingkan dengan Lebaran tahun 2008. Menhub memperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan kereta api mencapai sekira 3,6 juta jiwa. Pada tahun 2008 lalu, pemudik yang menggunakan kereta api mencapai sekira 3 juta jiwa.

Menhub juga memperkirakan, moda transportasi kereta api tetap akan menjadi pilihan bagi para pemudik pada saat arus mudik maupun arus balik Lebaran mendatang.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement