JAYAPURA - Gubernur Papua Barnabas Suebu mengakui adanya bencana kelaparan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua. Saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua telah mengirimkan bantuan awal guna menanggulangi bencana kekurangan bahan makanan (bama).
Langkah awal yang segera diambil oleh Pemprov Papua adalah penanggulangan bencana di Yahukimo dengan memasok bahan makanan siap saji seperti mie instan dan tahan lama untuk didistribusikan kepada warga yang dilanda bencana. Hal itu di jelaskan oleh Gubernur Papua Barnabas Suebu kepada wartawan usai menggelar pertemuan tertutup dengan Sesmenkopolhukam Romulo Simbolon di Gedung Negara, Kamis (10/9/2009) sore.
Ia mengatakan bencana kelaparan yang terjadi di Yahukimo disebabkan oleh gagal panen bahan makanan pokok yaitu ubi jalar atau betatas. "Karena di Yahukimo sekarang dilanda hujan es sehingga ubi jalar tersebut berbuah kecil sehingga tidak bisa dikonsumsi oleh penduduk setempat," ujar Barnabas Suebu.
Ia juga mengakui memang ada warga yang meninggal, namun jumlahnya tidak serupa dengan angka kematian yang dipublikasikan di media massa. Kendala yang dihadapai dalam pendistribusian bahan makanan ini adalah alat angkut yang hanya bisa ditempuh dengan pesawat udara.
"Sebagian besar distrik di Yahukimo hanya bisa ditempuh dengan menggunakan pesawat terbang. Sehingga, dalam upaya pendistribusian bahan makanan dibutuhkan biaya yang cukup besar," terangnya.
Dana yang dibutuhkan untuk pendistribusian bahan makanan ini tergantung dengan kebutuhan yang ada. "Kami telah menyediakan bahan makanan sebanyak tiga hingga lima ton buat mereka," tegasnya.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.