Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Makam Dibongkar, Misteri Tan Malaka Terkuak

Maria Ulfa Eleven Safa , Jurnalis-Sabtu, 12 September 2009 |15:14 WIB
Makam Dibongkar, Misteri Tan Malaka Terkuak
A
A
A

JAKARTA - Pembongkaran sebuah makam di Kediri, Jawa Timur, Sabtu ini, yang diduga berisi jasad Tan Malaka, diharapkan dapat menguak misteri 60 tahun hilanganya pahlawan tersebut.

"Kalau jasad yang berada di dalam makam yang selama ini diduga milik Tan Malaka itu benar, berarti terkuak sudah secuil misteri Tan Malaka," ujar Taufik Abdullah, sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) saat berbincang dengan okezone, Sabtu (12/9/2009).

Taufik bercerita, pada 1949 tepatnya Februari, Tan Malaka hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya di tengah-tengah perjuangan bersama Gerilya Pembela Proklamasi di Pethok, Kediri, Jawa Timur.

"Tapi akhirnya misteri tersebut terungkap juga dari penuturan Harry A Poeze, seorang Sejarawan Belanda yang menyebutkan bahwa Tan Malaka ditembak mati pada 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya," terangnya.

Direktur Penerbitan Institut Kerajaan Belanda untuk Studi Karibia dan Asia Tenggara atau KITLV itu kembali merilis hasil penelitiannya, bahwa Tan Malaka ditembak pasukan TNI di lereng Gunung Wilis, tepatnya di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Keputusan Presiden Soekarno No 53 pada 28 Maret 1963 menetapkan bahwa Tan Malaka adalah seorang pahlawan kemerdekaan Nasional.

"Tapi yang aneh, ketika Soeharto berkuasa, Tan Malaka tidak pernah disebut-sebut, Tan Malaka dilupakan begitu saja oleh penguasa Orba," tutupnya.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement