getting time...

NEWS » News

Sam Poo Kong Bagikan Paket Lebaran Produk Palsu

Thomas Joko - Okezone
Senin, 14 September 2009 18:48 wib

SEMARANG - Siang tadi Kelenteng Sam Poo Kong yang berlokasi di Jalan Gedung Batu Semarang membagikan paket sembako pada warga sekitar. Aksi sosial ini rutin dilakukan jelang Lebaran.

Saat ini pun kelenteng dengan tuan rumah Dewa Sam Poo Tay Jin itu membagi-bagikan paket sembako namun timbul permasalahan.

Di dalam paket sembako Lebaran yang dibagikan pengurus kelenteng, selain terdapat beras juga ada pasta gigi Maxam, sabun mandi Maxam dan cologne Sweet yang diduga palsu.

Di kemasan ketiga produk itu tidak tercantum tanggal kedaluwarsa. Warga pun lantas gempar karena menerima paket sembako yang berisi barang-barang mencurigakan.

Yang lebih menghebohkan lagi beberapa wartawan sempat memergoki para pengurus kelenteng tengah mencuci ratusan pasta gigi, sabun dan cologne sebelum dibagi.

Mereka mencucinya karena produk-produk itu dipenuhi dengan lumpur. Taman (36) warga Jalan ringin Telu Semarang yang mendapatkan paket sembako itu mengaku akan membuang produk-produk itu.

"Daripada nanti terjadi sesuatu yang merugikan mending saya buang. Setiap tahun kelenteng sam Poo Kong selalu membagi paket sembako dalam rangka Lebaran. Tapi baru tahun ini ada masalah," jelas Taman.

Sementara itu produk mencurigakan itu langsung dibawa warga ke Balai Besar POM Semarang. Supriyanto Utomo Kepala BBPOM Semarang menyatakan Maxam Dental Cream, sabun mandi Maxam Sulfur Soap dan Sweet Cologne gel yang berada dalam paket sembako Lebaran yang dibagikan pengurus Kelenteng Sam Poo Kong patut dicurigai legalitasnya. 

"Produk-produk ini nomor registrasinya tidak ada. Jadi ini merupakan barang palsu," jelas Supriyanto Utomo.

Pihak BBPOM akan menelusuri kasus ini hingga ditemukan jawaban dari mana asal barang-barang ini. "Kalaupun nantinya ada temuan kasus pemalsuan maka harus ada delik aduan. Kalau tidak ada yang mengadu maka kita akan jerat dengan penggunaan registrasi fiktif," katanya. 

Supriyanto membenarkan kalau pada 26 Juli 2007 Balai POM RI mengeluarkan edaran yang melarang peredaran produk Maxam yaitu Maxam Toothpaste with Fluoride Spearmint dan Maxam Toothpaste with Fluoride with Wintergreen mint karena mengandung bahan berbahaya jenis Diethylen Glycol (DEG).

Tapi pasta gigi yang ditemukan di Sam Poo Kong tidak termasuk dalam dua Maxam yang dilarang.Sedangkan Sweet Cologne dijelaskan oleh Supriyanto perlu diwaspadai jika benda itu telah kedaluwarsa. 

"Akibat yang paling parah jika warga menggunakannya adalah terserang sakit, pedih dan gatal pada kulit. Itu akibat iritasi akut," ucapnya.
(fit)

  • Abu Gholib » 0 Tanggapan
    Jangan langsung curiga, hanya tahun ini bermasalah. Sebagai umat muslim kita wajib berterimakasih karena umat non muslim kok mau perduli dengan hari raya kita.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nn » 0 Tanggapan
    SAYA HARAP BISA DI USUT TUNTAS SIAPA DALANGNYA.JANGAN GARA - GARA ULAH OKNUM - OKNUM TERTENTU JADI MERUSAK NAMA SEMUANYA.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pharyono » 0 Tanggapan
    Beramal salah ngga beramal salah. Orang yang memberi tentu bermaksud baik, soal palsu atau asli itu mungkin diluar kontrol yg memberi. Masa orang yang bermaksud baik harus dilaporkan ke yang berwajib dan menerima hukuman ? Kalo namanya pemberian dan ternyata palsu ya buang aja, gitu aja kok repot
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Esti Saptarini » 0 Tanggapan
    Kasihan bangsaku.rakyat sudah menderita,masih ada saja yg pura-pura berzakat ternyata ingin meracuni mereka.Niat nggak sih?Nanti alasannya nggak sengaja!Dunia ini panggung sandiwara.....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.