getting time...

NEWS » News

Kejagung: Soal Godzilla itu Cuma Joke

Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone
Selasa, 15 September 2009 10:38 wib
Foto : okezone
Foto : okezone

JAKARTA - Kalimat yang dilontarkan Jaksa Agung Hendarman Supandji,soal Kejaksaan dan Polisi jika bersatu mengatasi kasus Bank Century maka akan menjadi kekuatan besar, kekuatan Godzilla, dinilai pihak Kejaksaan hanya sebuah guyonan semata.

"Itu kan cuma guyonan saja, nggak ada istilah tertentu," ujar Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum), Jasman Panjaitan ketika dihubungi okezone, Selasa (15/9/2009).

Jasman meminta kata godzilla yang diucapkan Hendarman tidak dibesar-besarkan lagi. "Kok seolah-olah Kejaksaan negatif banget, sementara KPK begitu super," tambahnya.

Jumat 1 September lalu, Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan kalau polisi bertindak sendiri namanya buaya, kalau bersama-sama kejaksaan bukan buaya tapi godzilla, bukan reptil lagi.

Kalimat tersebut menuai banyak pendapat dari berbagai kalangan terutama di kalangan penggiat pemberantas korupsi. Sejumlah pengamat dan LSM memandang sinis ucapan Hendarman. Sebagai penegak hukum, Hendarman tidak pantas mengeluarkan kata-kata bernada sombong seperti itu.(bul)
(hri)

  • JELITA LARA » 0 Tanggapan
    kalian para pejabat negara cuma sibuk saling sikut saling iri dan saling ingin jadi super kalian tidak pikirkan kaian diupah dari uang rakyat untuk diamanahkan menjadikan rakyat lebih sejahtera seperti negara lain pantaslah memang negara tatangga menghina negara ini karena para pejabatnya tidak bermoral sibuk saling menjatuhkan sibuk ingin paling tangguh bikin saja hukum rimba dinegara ini
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Lailatul Fajriyah » 0 Tanggapan
    apapun istilahnya kenapa harus diributkan. Buktikan saja efektifitas kinerja masing2 !!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • q sambang dalan » 0 Tanggapan
    Ya TUHAN, berilah Nur MU pada bangsa ini agar para pemimpin kami "nuraninya" hidup kembali. Setelah kasus Mak Erot dan Terong di balsem dalam ujian klas VI SD di Sidoarjo, lagi - lagi pejabat no wahid kejaksaan agung begitu riak dan sombong dengan istilah "GODZILA", 3 tahun lalu Wapres MJK menyarankan para jande Sundanes agar kawin kontrak dengan orang Arab untuk memperbaiki keturunan agar jadi pesinetron, lagi - lagi "Joke". Aduh tobat - tobat. Kok gaya Pak Harto yang tidak jadi presiden tidak patheken kok paska reformasi jadi nurun yah ke para pejabat negara ya! Maha prahara alam & non alam kok masih belum mampu menyadarkan kita semua ya. Aduh tobat GUSTI. Oleh sebab itu bangsa jiran menghina kita luar biasa kini kita dinamakan "Bangsa Indonesialan", kita membalasnya mereka "bangsa Malingsia". Kok jadi begini bangsaq ? Ya GUSTI sinarilah para pemimpin kami agar "rasa ing pangrasanya" sebagai manusia (manunggaling rasa) dapat dijiwainya!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Bourney » 0 Tanggapan
    Nga nyadar apa kalo kejaksaan dimata masyarakat nga ada positifnya? sadar diri pak Jaksa! haruskah disadarkan oleh tuhan? nunggu mati dong? cuapeeek deh?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jaka » 0 Tanggapan
    Jasman, bangun !! JANGAN TIDUR DAN MIMPI TERUS !!! SIAPA ORANG DI INDONESIA INI YANG TIDAK BILANG KEJAKSAAN ITU NEGATIP DAN BOBROK SEMUA ? KAMU CARI 1 ORANG SAJA YANG JUJUR DI SEANTERONUSANTARA INI YANG BISA BILANG KEJAKSAAN TIDAK NEGATIP,BISA NGGAK ?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.