DEPOK - Akibat puluhan usaha air minum isi ulang masih libur Lebaran, kini warga Depok beralih menggunakan galon air kemasan bermerek yang dikonsumsi untuk air minum. Karena itu, saat ini terjadi kelangkaan air minum kemasan galon akibat lonjakan permintaan di seluruh agen maupun kios galon air kemasan.
Salah satu agen air galon kemasan di Kelurahan Mekar Jaya, Sukmajaya, Depok, Iyan Rodrigo mengatakan, lonjakan permintaan sudah terjadi sejak H-7 Lebaran. Namun kelangkaan diperparah dengan terlambatnya pengiriman dari distributor.
"Lama ngirim dari sananya, karena mungkin banyak warga mengonsumsi air pada saat Lebaran, banyak tamu juga, jadi permintaan melonjak hingga dua kali lipat," ujarnya saat ditemui okezone, Sabtu (26/9/2009).
Iyan mengaku telah memesan 400 galon air kemasan kepada pihak distributor setiap hari sejak H-7 Lebaran dan selalu habis terjual.
"Biasanya kita cuma jual 200 galon setiap hari, tapi ini sudah pesan 400 habis juga. Berkah buat kami, harga naik sedikit cuma Rp1.000 dari Rp11 ribu," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Sukmajaya, Syaiful Bari, mengeluhkan kelangkaan galon air kemasan tersebut. Bahkan dia sudah mendatangi tiga kios di kawasan kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, namun seluruhnya juga kehabisan stok air galon kemasan.
"Saya sudah keliling, akhirnya dapat di Kios Fresh, penjualnya bilang masih belum ada kiriman, ini galon terakhir, harganya naik Rp2 ribu jadi Rp13 ribu," tuturnya.
(lam)