JAKARTA - Ratusan anggota DPR dan DPD Periode 2009-2014 menghadiri acara gladi resik pelantikan. Gladi resik berlangsung normal dan semua anggota legislatif yang baru larut dalam acara.
Tiba-tiba usai mengheningkan cipta, salah satu anggota DPR Roy Suryo mengacungkan jari ke atas dan berteriak. "Interupsi," kata dia lantang.
Kontan saja anggota dewan yang hadir menengok ke arah pakar telematika itu. "Interupsi, peraga untuk Presiden tidak ada. Ini tidak boleh terjadi, peraga presiden harus ada. Kalau tidak ada, peraga presiden harus bertanggungjawab," tambahnya.
Mendengar itu, panitia gladi resik dari Setjen DPR langsung berkomentar. "Mohon maaf pak, yang sedang kita lakukan saat ini apabila Presiden berhalangan hadir. Karena peragaan untuk jika Presiden hadir sudah kita lakukan tadi," jelas panitia melalui mikrophone.
Jawaban dari panitia gladi resik langsung disambut sorakan para anggota dewan yang hadir, "Huuuuuuuuu."
Roy pun terlihat malu dan langsung pura-pura ngobrol dengan anggota dewan yang duduk disebelahnya. Gladi resik pun dilanjutkan.(ton)(lam)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan