Geng Motor di Bandung Serang ABG

|

BANDUNG - Aksi geng motor kembali terjadi. Segerombolan pemuda menggunakan motor tiba-tiba saja mengamuk dan memukuli sejumlah ABG yang tengah nonkrong di sebuah mini market 24 jam, Jalan Buah Batu Bandung. Beberapa di antaranya terluka terkena pukulan benda-benda yang mereka bawa seperti tongkat dan samurai.

Kejadian tersebut bermlula ketika gerombolan motor yang berjumlah puluhan itu datang dari arah Jalan Soekarno Hatta dan langsung menuju Jalan Buah Batu. Tepat di depan mini market 25 jam, mereka langsung berhenti.

Sementara di teras mini market pun banyak ABG yang terlihat nongkrong. Salah seorang saksi, Ayi (29), melihat gerombolan tersebut langsung menghampiri ABG yang tengah nongkrong dan langsung memukulkan benda yang dibawanya.

"Beberapa orang bawa bendera. Ada juga yang bawa senjata kayak golok atau samurai," ujar Ayi yang berada tepat di seberang toko tersebut.

Tak pelak kejadian tersebut membuat kocar-kacir para ABG yang tengah asyik menongkrong. Beberapa orang yang terluka pun terlihat memasuki minimarket tersebut. Penjaga minimarket, Tatang Permana (18), membenarkan kejadian yang terjadi ketika dirinya tengah melayani pembeli.

Namun, ia tidak mengetahui persis perihal kejadian yang terjadi tepat di depan toko dimana ia bekerja. "Ada korban yang kepalanya berdarah masuk ke dalam (toko), tapi langsung ke luar lagi," jelasnya.

Di antara gerombolan tersebut ada beberapa orang yang membawa bendera berwarna merah-putih-hitam dan ada juga yang berwarna biru serta terdapat garis kuning. Salah seorang korban Dika Ramadhan (21), menuturkan, kejadian nahas yang menimpa dirinya tersebut berlangsung cepat. Ia masih ingat warna bendera yang dibawa mereka, "Warnaya biru ada garis kuning di bendera yang dibawa," jelasnya.

Sebelum para gerombolan motor itu beraksi, mereka juga memberikan tanda berupa dua jari telunjuk dan jempol mereka disatukan sehingga membentuk segitiga. "Ada beberapa orang yang turun dari motor tanpa bicara mereka kasih tanda segitiga di tangannya," ujar salah seorang korban Edwin Pratama (18).

Setelah itu, diungkapkannya, mereka langsung menghajar kelompok pemuda yang tengah nongkrong di pertokoan swalayan 24 jam di Buanbatu. "Ada yang lempar botol, bawa samurai, dan golok," Sebut Edwin.

Sementara itu dirinya mengalami luka sobek di kepala bagian kiri. Edwin pun tidak tahu alasannya, mengapa mereka menyerang pamuda yang tengah nongkrong di mini market tersebut.

(ram)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bahas Keamanan, Jokowi Rapat dengan Panglima TNI dan Kapolri