tragedi sukhoi

Kisah Noordin M Top Berujung di Kamar Mandi

Muhammad Saifullah - Okezone
Kamis, 8 Oktober 2009 15:04 wib

KEKELIRUAN menafsirkan jargon agama isy kariman au mut syahidan (hidup mulia atau mati syahid) berakibat fatal pada perjalanan hidup Noordin M Top. Dipenghujung ajalnya tidak ada satu pun orang-orang tercinta di sisinya. Berbagai aib semasa hidup pun diungkap ke publik setelah dia tewas.

Musibah kedua yang dialami Noordin adalah tewas di kamar mandi. Sebuah tempat kotor. Seperti diketahui, Noordin tewas di kamar mandi rumah kontrakan Urwah alias Bagus Budi Pranoto di Kampung Kepuh Sari, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah pada 17 September 2009. Pria asal Johor itu tewas dengan kondisi mengenaskan. Bagian belakang kepalanya hancur dan terdapat beberapa lubang bekas tembakan peluru di tubuhnya.

Saat merenggang nyawa, Noordin memang tak sendirian. Tiga rekan Noordin ikut tewas dalam drama penggerebekan Densus 88 tersebut. Mereka adalah Urwah alias Bagus Budi Pranoto, Hadi Susilo alias Adib, dan Ario Sudarso alias Aji. Adapun empat rekan Noordin yang lain ditangkap dalam kondisi hidup. Termasuk Putri Munawaroh, istri Urwah, yang menderita luka tembak di paha.

Tertangkapnya Noordin berawal dari keberhasilan personel Densus 88 membekuk Ahmad Puji Prabowo alias Bejo di Pasar Gading, Solo pada Rabu 16 September 2009. tak berselang lama, polisi lantas menangkap Sukono alias Kedu. Setelah diinterogasi, mereka mengaku bahwa di rumah Urwah di Kampung Kahuripan, ada beberapa pelaku teror.

Malam harinya sekira Pukul 23.30 WIB, polisi mulai melakukan penggerebekan. Saat dikepung, para buronan di dalam rumah memberondong polisi dengan tembakan. Aksi baku tembak pun berlangsung hingga dini hari.

Dalam baku tembak, sebuah sepeda motor yang ada di ruang tamu rumah terbakar, para buronan pun lari ke kamar mandi. Menjelang subuh, personel Densus lalu melakukan penjebolan tembok kamar mandi. Alhasil para buronan berhasil dilumpuhkan.

Setelah itu dilakukan proses evakuasi yang dilanjutkan dengan identifikasi. Polisi baru mengetahui bahwa salah seorang buronan yang tewas adalah Noordin M Top, setelah hasil tes sidik jari keluar pada 17 September siang.

Hukuman Ketiga Noordin M Top


Usai meninggal pun, pengurusan jenazah Noordin masih berbelit-belit. Padahal seharusnya jenazah cepat dikuburkan. Atas nama identifikasi, jasad Noordin harus ditahan lama di ruang forensik RS Polri. Meski sudah dipastikan sebagai jenazah Noordin, namun polisi tidak serta merta mengizinkan pihak keluarga segera menguburkan jenazahnya. Masih diperlukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan Noordin.

Terhitung jenazah Noordin harus ?parkir? dulu di ruang forensik RS Polri, Jakarta, selama hampir dua pekan. Sejak tanggal 17 September hingga 2 Oktober 2009. Pada Jumat, 2 Otober dini hari, baru jenazah Noordin diterbangkan ke Johor, Malaysia, untuk dikebumikan.

Hukuman Keempat Noordin M Top


Beberapa saat sebelum jenazah Noordin dibawa pulang oleh keluarganya ke Malaysia. Aib semasa hidup pria asal Johor itu pun kembali diungkap ke publik. Dr Mun?im Idris, yang mengautopsi jenazah Noordin menemukan kejanggalan pada dubur pria yang dikenal hobi kawin itu.

Kejanggalan itu berupa adanya perubahan bentuk di dubur Noordin. Dr Mun?im Idris menyebut saluran dubur Noordin berbentuk seperti corong. Setelah diamati, perubahan bentuk ini akibat perilaku seksual yang menyimpang.

Fakta-fakta di atas merupakan bukti bahwa salah memahami ajaran agama bisa berakibat fatal. Kekeliruan pemahaman jihad oleh Noordin pun berbuah sengsara pada kehidupan pribadinya. Bisa jadi nasib sial Noordin merupakan cobaan dari yang kuasa. Namun bisa jadi itu adalah azab baginya di dunia. Demikian adalah balasan atas sebuah tindakan tak berprikemanusiaan yang mengatasnamakan ajaran agama.
(ahm)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.