PUTRA JAYA - Menyusul ancaman invasi dari organisasi Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Malaysia menjaga seluruh perbatasan. Tak terkecuali di Serawak yang berbatasan langsung dengan Pontianak, Kalimantan Barat.
Deputi Menteri Dalam Negeri Abus Seman Yusop seperti dikutip New Straits Times mengatakan meski sejauh ini pihaknya belum menerima laporan ada kelompok bersenjata bambu runcing yang masuk ke wilayah Malaysia, pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi dengan menyiagakan pasukan di perbatasan dan patroli di garis pantai.
Kepolisian Malaysia juga meningkatkan keamanan di pintu perbatasan Pontianak, Kalimantan Barat, yang merupakan pintu masuk menuju Serawak, Malaysia.
Komisaris Polisi Serawak Mohmad Salleh mengatakan patroli oleh General Operation Force ditingkatkan dua kali lipat, terutama di pos perbatasan Tebedu dan Serikin. Tempat ini. menurutnya, kerap dijadikan sebagai pintu masuk pendatang ilegal.
"Sejauh ini belum ada laporan pergerakan masuk ke Serawak," katanya.
Sementara itu Konsul Malaysia di Pontianak M Zairi mengatakan situasi di Pontianak tenang dan tidak ada tanda-tanda aktivitas anti-Malaysia.
Dia menambahkan tidak ada kejadian istimewa di terminal bus utama Pontianak sepanjang Rabu dan Kamis kemarin. Terminal ini melayani transportasi menuju Serawak.(ton)
(mbs)