JAKARTA - Banyak pihak bisa membaca kemenangan Aburizal Bakrie (Ical) dalam pertarungan memperebutkan kursi ketua umum Partai Golkar. Namun tak satu pun menyangka Ical akan menggandeng Rizal Mallarangeng (Celi) dalam deretan pasukannya di DPP Golkar.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Prof Iberamsjah menilai, keputusan Ical memasukkan Celi dalam kabinetnya itu sebagai langkah awal yang salah.
"Dasarnya adalah aneh," ungkap Iberamsjah saat berbincang dengan okezone, Minggu (11/10/2009).
Menurut dia, keanehan itu jelas terlihat karena Celi merupakan salah satu tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat pemilihan presiden lalu. Saat berjuang bagi SBY, Celi termasuk orang pasukan Demokrat yang paling gencar menjatuhkan citra Partai Golkar.
"Dia sama sekali tidak berjuang untuk Golkar. Ini ketidakmampuan Ical menyusun kabinet," pungkasnya.
(lam)